Sekda Papua Barat Nataniel D. Mandacan.

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah Provinsi Papua Barat mempercepat penyusunan Dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018.

“Hari ini kita menggelar pertemuan dengan seluruh OPD (organisasi perangkat daerah). Kita akan membahas rencana kegiatan dan anggaran,” kata Sekretaris Daerah Papua Barat Nataniel Mandacan di Manokwari, Senin.

Dia menyebutkan, rencana program jangka menengah daerah (RPJMD) Papua Barat tahun 2017-2022 sudah tersusun. Setiap OPD pun telah menyiapkan program masing-masing.

Menurutnya, seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan OPD akan mengacu pada RPJMD untuk memastikan seluruh visi misi gubernur dan wakil gubernur terakomodir.

“Kita upayakan pembahasan dan pengesahan APBD 2018 tepat waktu. Sehingga penyerapan anggaran tahun depan optimal,” katanya.

Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani pada wawancara terpisah menginginkan visi misi gubernur dan wakil gubernur terakomodir dalam RKA OPD.

Lakotani berujar, Indeks Pembangunan Manusia (IMP) Papua Barat harus meningkat pada lima tahun kedepan.

“Kalau posisi IPM kita saat ini berada pada 33 atau 32, kita harus dongkrak menjadi 31 atau 30. Saya ingin ada kenaikan hingga dua digit,” katanya.

Wagub menilai, target tersebut terkesan ambisius namun ia meyakini pemerintah Papua Barat dapat mewujudkanya.

Dia menjelaskan, IPM provinsi merupakan akumulasi dari seluruh kabupaten kota dan setiap daerah masing-masing memiliki IPM berbeda antara satu dengan yang lain.

Pemerintah Papua Barat, lanjut dia, terus mencari tahu persoalan yang terjadi di daerah termasuk menginfentarisir penyebab atau kendala pembangunan di kabupaten/kota.

“Kendala atau masalah-masalah tersebut yang menjadi fokus pemerintah provinsi dalam melakukan intervensi. IPM Papua Barat harus meningkat,” katanya lagi. (ibn)

Leave a Reply