Deputi BNPB Wisnu Widjaja (kanan) bersama Kepala Pelaksana BPBD Manokwari Raymon Yap meninjau kondisi Kali Merah di Distrik Masni, Manokwari Jumat Petang, (12/12/2014) Foto: CAHAYAPAPUA.com | Zack Tonu Bala

Papua Barat Tetapkan Status Siaga Bencana

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com- Mulai November hingga awal Maret 2015 mendatang, BMKG memperkirakan curah hujan dengan intensitas yang cukup tinggi akan terjadi pada hampir seluruh wilayah di Papua Barat. Bahkan bukan tidak mungkin mengarah pada situasi cuaca ekstrim sehingga berpotensi menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor.

Sebagai bentuk antisipasi, menurut Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Papua Barat Derek Ampnir, sejak September lalu, telah ada Keputusan Gubernur yang berisi penetapan status siaga darurat bencana banjir dan longsor di seluruh wilayah Papua Barat.

“Jadi kita di PB sudah dalam posisi siaga bencana banjir dan longsor. Berkaitan dengan peralatan dan logistik kita sudah siapkan semua. Kita harapkan tidak terjadi apa-apa. (tapi) Kalau terjadi kita akan segera merapat ke daerah yang terjadi bencana itu, “ kata Ampnir.

Ini disampaikan Ampnir saat mendampingi Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB B.Wisnu Widjaja meninjau lokasi rawan banjir di hampung Kali Merah, SP-5 Distrik Masni, Jumat petang kemarin.

Ikut serta dalam peninjauan itu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Manokwari Raymon Yap beserta sejumlah staf BPBD Papua Barat.

Wisnu Widjaja menjelaskan, kunjungannya ke tanah Papua, sebelumnya dia sudah mengunjungi Provinsi Papua atas perintah Kepala BNPB untuk memastikan kesiapsiagaan Pemda mengantisipasi terjadi bencana sebagai akibat dari kondisi cuaca yang sedang tidak bersahabat.

“Bencana yang disebabkan oleh cuaca itu paling banyak timbulkan korban dan kerugian (materiil). Ini harus dihadapi dengan antisipasi secara khusus tidak boleh sederhana saja. Makanya kami ingin pastikan apakah daerah sudah memiliki kesiapsiagaan atau belum, kemudian potensi-potensi terjadi banjir ada di mana, “ ujar Wisnu.

Sesuai agenda pada Sabtu hari ini, akan dilaksanakan rapat bersama yang dihadiri seluruh Kepala Pelaksana BPBD se Papua Barat. Dalam rapat ini, para kepala BPBD akan mendengar paparan dari BMKG terkait perkiraan cuaca dalam beberapa bulan ke depan.

“Begitu dibilang ada cuaca ekstrim kami dari BNPB siap untuk mengantisipasi. Mungkin logistik kita akan dekatkan ke daerah yang akan terjadi banjir, peralatan-peralatan lain juga begitu. Dan teman-teman BPBD juga ya ngikutilah begitu,“ urai Wisnu.

Untuk kabupaten Manokwari sendiri, Raymond Yap mengaku, pihaknya sudah memetakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan banjir dan tanah longsor yang tinggi.

“Itu yang menjadi antisipasi kami dari Pemerintah Kabupaten. Kami selalu bangun koordinasi dengan Provinsi (untuk tindak lanjutnya), “ kata Ray. |ZACK TONU BALA

 

EDITOR: BUSTAM

Tinggalkan Balasan