Salah satu sudut di pasar Wosi, Manokwari.

Pasar Baru Wosi Berubah Jadi ‘Sarang’ Sampah

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.comSudah lebih dari 4 bulan setelah diresmikan, pasar baru Wosi hingga kini belum juga difungsikan sepenuhnya. Dari keseluruhan los yang ada, baru los parut kelapa dan los daging ayam yang sudah dipergunakan.

Sementara barak untuk berjualan sayur yang terdiri atas 3 los besar, hampir semuanya belum dipergunakan. Demikian pula kios di bagian bawah maupun yang ada di lantai dua. Akibatnya, pasar yang pembangunannya menghabiskan dana mencapai 10 miliar lebih itu menjadi tidak terawat.

Seperti yang terpantau, Jumat (28/11/2014), kawasan dalam pasar baru itu tampak kotor dan jorok. Sampah berserakan di banyak tempat bercampur dengan kotoran hewan dan juga kotoran manusia. Bahkan, meja-meja jualan pun penuh dengan sampah berbagai jenis. Saluran pembuangan yang tidak berfungsi normal juga menimbulkan aroma tidak sedap.

Sejumlah pedagang yang ditemui media ini mengaku tidak tahu kenapa hingga kini sebagian besar los pasar belum juga dipergunakan.

“Padahal kalau dipakai semua kan jadi ramai, pembeli bisa datang semua ke sini jadi kita punya jualan bisa laku, tidak seperti sekarang, sepi mas, “ ujar Mama Irma, penjual daging ayam yang sejak tiga bulan terakhir menempati pasar baru.

Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Kabupaten Manokwari Frederik DJ. Saidui menjelaskan, semua los di pasar baru sebenarnya sudah dibagikan kepada para pedagang, baik pedagang asli Papua maupun non Papua. Untuk los sayur, sebagian besar diperuntukkan ke penjual asli Manokwari yang dibagi sesuai distrik masing-masing.

“Tapi ternyata, ada oknum masyarakat yang mengkapling meja-meja jualan di sini tapi tidak dipakai berjualan. Mereka malah meminta sewa kepada pedagang lain yang mau pakai. Makanya pedagang lain tidak mau masuk, “ kata Saidui di sela-sela kerja bhakti membersihkan kawasan pasar Wosi oleh PNS Pemkab Manokwari, Jumat pagi.

“Jadi kita urus pasar ini dapat hantam dari dalam juga dari luar, jadi kita pusing, “ lanjut dia.

 

PNS Kerja Bhakti

Jumat pagi kemarin, PNS Pemkab Manokwari melakukan kerja bahkti membersihkan sampah di areal pasar baru Wosi. Kerja bahkti ini dilakukan dalam rangka HUT Korps Pegawai Republik Indonesia ke-43 yang jatuh pada 29 November, hari ini.

Sekda Drs. FM. Lalenoh pada saat apel sebelum dilaksanakan kerja bahkti mengatakan, bahkti sosial itu sebagai bentuk kepedulian PNS Pemkab Manokwari terhadap kebersihan di pasar yang merupakan urat nadi perekonomian.

“Ini merupakan wujud solidaritas kita selaku abdi negara dan abdi masyarakat kepada para pedagang yang ada di pasar ini, “ ujar Lalenoh.

Pembersihan kawasan pasar baru itu juga dibantu oleh pengurus asosiasi pedagang pasar Wosi serta para pedagang dan masyarakat sekitar. Kerja bahkti yang berlangsung lebih kurang 2 jam itu membuat wajah pasar baru Wosi menjadi lebih bersih dan rapi.

Sampah-sampah yang memenuhi areal dalam pasar dibersihkan dan langsung diangkut menggunakan truk sampah. Sayangnya, meski merupakan kegiatan wajib, tidak banyak PNS yang hadir pada kesempatan itu.

Sebelum pulang, para PNS diminta berbelanja barang saja yang dijual oleh penjual Mama-mama Papua. |ZACK TONU BALA

 

EDITOR: BUSTAM

Tinggalkan Balasan