Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen Joppye O Wayangkau

Pasukan TNI AD disebar cegah migrasi teroris ke PB

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Panglima Daerah Militer XVIII/Kasuari/ Papua Barat Mayjen TNI Yoppye Onesimus Wayangkau menyebar personil untuk mengantisipasi migrasi atau perpindahan pelaku teroris ke Papua Barat (PB).

Ditemui di Manokwari, Selasa, Wayangkau mengatakan, TNI bersama Polri dan pemerintah daerah telah melakukan inventarisasi daerah-daerah yang berpotensi menjadi tujuan migrasi kelompok teroris, penganut paham radikal maupun simpatisan mereka.

Personil dari batalyon 752 pun telah ditempatkan di seluruh pos yang tersebar di wilayah kabupaten/kota. “Tidak ada penanganan khusus ataupun penebalan pasukan. Tapi kita sudah tempatkan personil di seluruh pos yang ada di Papua Barat, termasuk di pulau-pulau terluar seperti Raja Ampat,” katanya.

Upaya antisipasi sudah dilakukan dan ia mengajak masyarakat terlibat aktif dalam mencegah masuknya pelaku teroris di lingkungan masing-masing. Jika melihat aktivitas mencurigakan diminta segera menyampaikan laporan ke pos aparat terdekat.

“Kalau ada yang aneh, orang datang dengan ajaran yang tidak seperti biasanya segera melapor. Bisa ke Koramil, Kodim, Pos Polisi atau kantor kelurahan,” sebutnya.

Wayangkau telah menggelar pasukan di setiap Korem, Kodim dan Koramil untuk mengoptimalkan peran TNI. Pihaknya mengantisipasi masuknya pelaku teroris dari seluruh daerah termasuk pelaku teroris dari Marawi Filipina.

Dia mengutarakan, saat ini kondisi keamanan di setiap daerah masih normal termasuk wilayah Raja Ampat yang berdekatan dengan Maluku Utara. “Begitupun Fakfak dan Kaimana yang cukup dekat dengan pulau Seram dan Ambon,” ujarnya lagi.

Khusus untuk wilayah Raja Ampat yang didominasi oleh daerah kepulauan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan bupati setempat. Ia ingin TNI bersama pemerintah daerah meningkatkan kunjungan ke pulau-pulau termasuk pulau yang tak berpenghuni.

“Selain menjaga keamanan ini kita lakukan untuk membangun, mari kita lihat pulau kita, dijaga dan dibangun biar tidak dimanfaatkan oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab untuk aktivitas negatif,” pungkasnya. (ibn)

 

Tinggalkan Balasan