Pegunungan Arfak
Pegunungan Arfak

Pegaf Berpotensi Jadi Pemasok Listrik

BALI, Cahayapapua.com— Kabupaten Pegunungan Arfak dinilai berpotensi menjadi sumber pemasok energi listrik ke beberapa daerah lain di Papua Barat pada masa akan datang.

Kepala Komunikasi dan Relasi Revinery Unit VII Kilang Kasim Sorong Milik PT Pertamina, Edi Mangun, mengatakan Pegunungan Arfak memiliki sumber daya air yang luar biasa.

Jika dimanfaatkan melalui pengelolaan yang baik, bisa menghasilkan sumberdaya listrik yang luar biasa.  “Hasilnya bisa di sumbangkan ke Manokwari, Tambrauw dan Manokwari Selatan,” kata dia di Denpasar, Bali, Minggu (23/10).

Dikemukakannya, selain dua danau yang ada disana, terdapat beberapa air terjun dengan ketinggian yang mencapai ratusan meter. Dan kata dia potensi ini bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik. “Saya rasa ini cukup relevan dengan kondisi Pegaf saat ini,” ujarnya.

Melalui pemanfaatan air, paparnya, mesin pembangkit listrik di daerah tersebut tidak perlu memanfaatkan energi minyak maupun gas. Potensi alam setempat sudah cukup untuk dimanfaatkan.

Dia menilai pemerintah daerah memiliki cukup kapasitas untuk menarik para investor. Jaringan komunikasi yang dimiliki pemerintah daerah bisa dimanfaatkan untuk mencari investor.

Edy mengutarakan, selain potensi air, kabupaten baru ini memiliki potensi alam yang cocok untuk pengembangan komoditas pertanian dan pariwisata.

“Yang menarik bagi saya, saat ini masyarakat sudah hidup secara berkelompok dan mayoritas berprofesi sebagai petani. Sekarang tinggal bagaimana pemerintah merubah paradigma pertanian masyarakat,” kata dia lagi.

Idealnya, lanjut Edi, pola pertanian di daerah ini dilaksanakan secara kelompok dengan menerapkan konsep modern. Selain untuk mempermudah organisir, hal ini untuk memperlancar produksi pertanian di daerah ini.

Menurutnya, kesulitan yang saat ini masih menjadi tantangan pemerintah daerah adalah kondisi infrastruktur transportasi. Hal ini merupakan tugas berat pemerintah yang harus mendapat dukungan pemerintah provinsi Papua Barat maupun pusat. (IBN)

Tinggalkan Balasan