Kepala Dinas Pendidikan Pegaf, Stoa Toansiba, S,Pd.

Pegaf Fokus Tingkatkan Kemampuan Baca Tulis Siswa

ULLONG, Cahayapapua.com— Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) memberi perhatian khusus bagi bidang pendidikan. Prioritas tersebut terutama pada upaya peningkatan kemampuan peserta didik di tingkat sekolah dasar untuk membaca dan menulis.

Kepala Dinas Pendidikan Pegaf, Stoa Toansiba, S,Pd kepada Cahaya Papua mengatakan, langkah kongkrit yang akan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan pelajar untuk membaca dan menulis di tingkat pendidikan dasar adalah menambah jumlah tenaga pengajar.

Menurutnya, minimnya tenaga pengajar membuat perhatian guru menjadi terbelah. Mereka harus mengampu banyak kelas dan mata pelajaran secara bersamaan.

Dukungan tenaga pengajar yang memadai menurut Stoa akan memenuhi kebutuhan proses belajar mengajar (PBM) di masing-masing sekolah serta diharapkan efektif mengatasi persoalan membaca dan menulis yang dihadapi peserta didik.

“Di lapangan, satu guru bisa mengajar kelas 1 sampai 6. Makanya untuk sektor pendidikan, kebijakan kami adalah bahwa Pegaf tidak membatasi hadirnya guru,” kata Stoa, Sabtu (19/3) pekan lalu.

Stoa mengakui bahwa rendahnya kemampuan baca tulis siswa secara mendasar sangat berpengaruh bagi kualitas pendidikan di Pegaf. Bahkan, kata dia, minimnya kemampuan baca tulis itu masih bisa dilihat di tingkat SLTP/SMP.

Selain membuka diri bagi masuknya tenaga pendidik, Dinas Pendidikan juga mendorong program pengadaan buku yang nantinya akan diserahkan ke masing-masing sekolah baik itu buku yang digunakan sebagai bahan mengajar maupun bacaan yang relevan bagi peserta didik.

Pihaknya juga akan menyediakan fasilitas perpustakaan pada tahun ini.

Pegunungan Arfak adalah salah satu daerah otonom baru di Indonesia. Kehadiran kabupaten ini bersama sejumlah institusi pendidikan menurut Stoa sangat strategis dalam rangka menciptakan sumberdaya manusia yang handal dan berkualitas.(YUS)

Tinggalkan Balasan