Salah satu kampung di kabupaten Pegunungan Arfak. Foto: CAHAYAPAPUA.com |Duma Tato Sanda

Pegunungan Arfak Tidak Setuju Moratorium CPNS

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com Pemerintah kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) berharap rencana pemerintahan Jokowi-JK melakukan moratorium penerimaan CPNS selama 5 tahun terhitung mulai 2015 tidak berlaku umum untuk semua provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Sebagai kabupaten baru, Pemkab Pegaf akan sangat kesulitan jika moratorium tersebut benar-benar diberlakukan secara menyeluruh.

“Sikap kami sama dengan kabupaten induk (Manokwari) tidak setuju moratorium. Karena kalau moratorium itu berlaku seluruh Indonesia berarti kita di kabupaten pemekaran tidak punya tenaga, “ kata Sekda kabupaten Pegaf Daniel Mika, usai mengikuti pelantikan pimpinan definitif DPRD Manokwari, Selasa (4/11/2014).

Sebelumnya Bupati Manokwari Bastian Salabai menyatakan tidak sepakat terhadap rencana moratorium penerimaan CPNS.

Masih terkait CPNS, Mika menuturkan, Pemkab Pegaf bersama Pemkab Mansel sebagai kabupaten pemekaran baru sebelumnya telah mengirimkan surat ke Kemenpan-RB yang meminta agar penerimaan CPNS 2014 dengan sistim CAT (online) di Pegaf dikembalikan ke sistim manual.

Kondisi daerah dikedua DOB itu tidak memungkinkan. “Kami di atas lampu saja masih susah, apalagi mau bilang internet, “ kata mantan Inspektur kabupaten Manokwari itu. |ZACK TONU BALA

EDITOR: DUMA TATO SANDA

Tinggalkan Balasan