Satuan Bimbingan masyarakat (Binmas) Polres Manokwari usai menggelar pertemuan dengan organisasi pejasa ojek motor di Manokwari, Jumat lalu. Pejasa roda dua di Manokwari diminta menjadi pelopor keselamatan.

Pejasa ojek didorong jadi pelopor keselamatan

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Satuan Bimbingan masyarakat (Binmas) Polres Manokwari mendorong pejasa ojek motor menjadi pelopor keselataman berlalu lintas. Caranya dengan menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang dengan tertib berkendara saat berlalu lintas.

“Ketua dan pengurus ojek harus rutin melaksanakan pengecekan dan sweping di lapangan. Itu cara ampuh untuk mencegah dan menindak tegas ojek liar yang meresahkan masyarakat,” kata kasat Binmas Polres Manokwari, Iptu Suniyanto usai mengadakan pertemuan dengan pengojek di kantor sekretariat ojek di Jalan Yos Sudarso, Manokwari Jumat lalu.

Di pertemuan itu, Kasat Binmas memberikan pentingnya pejasa motor untuk memiliki Surat Ijin Mengemudi atau SIM, Sebab kepemilikan SIM menurutya merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan Polri kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, serta  memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor.

“Ada aturannya. Itu tertuang dalam pasal 77 ayat (1) UU No.22 Tahun 2009 bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan bermotor yang dikemudikan,” jelasnya.

Kasat Binmas juga mengimbau kelompok ojek untuk mengunakan helm Standar Nasional Indonesia atau SNI serta memperhatikan kelengkapan kendaraan bermotor.

“Patuhi juga aturan berlalulintas karena jika tidak akibatnya fatal seperti jangan mengonsumsi miras saat berkedera,” pesannya. (cr-80)

One comment

  1. Mana yang benar. Ketua ojek kok ada 3

Tinggalkan Balasan