Gedung DPR Papua Barat yang beralamat di Jalan Siliwangi Manokwari

Pekan Depan Kejaksaan Sita Dokumen Kasus TV Parlemen dan Laptop

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari kembali menjadwalkan penyitaan sejumlah dokumen dalam kasus dugaan pengadaan TV Parleme dan Leptop pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakayat Papua Barat (DPRPB).

“Direncanakan pekan depan, kami akan kembali menyita sejumlah dokumen yang dibutuhkan di Sekretariat DPRPB terkait kelanjutan penyelidikan Proyek Pengadaan Peralatan TV Parlement dan Laptop tahun 2015,” Kata Kepala Kejari Manokwari Agus Joko Santoso, melalui Kasi Intel ManokwariIrvan Bilaleya, Minggu (26/2).

Penyitaan sejumlah doumen tersebut tutur Irfan, untuk mendukung sejumlah bukti yang sebelumnya diperoleh dalam proses peyelidikan. Selain itu, untuk mengetahui pihak-pihak yang semestinya bertanggungjawab atau tersangka dalam kasus tersebut.

Karene itu, diakuinya hingga saat ini kejaksaan, belum menetapkan satu pun tersangka lantaran masih mendalami keterlibatan para pihak. Meski demikian Dengan adanya penyitaan dokumen nantinya, kata dia, dapat membantu terungapnya aktor intelektual dalam kaus tersebut.

“Kita masih terus dalami keterlibatan oknum didalamnya. Dokumen-dokumen nanti setidaknya dapat membantu kelanjutan kasus ini,” tandas Irfan.

Dalam Kasus dugaan korupsi pengadaan Tv senilai Rp,1,9 Miliar dan Laptop senilai Rp 950 juta ini, lanjut dia, penyidik kejaksaan telah memeriksa beberapa saksi. Dan dalam waktu yang tak lama lagi, bakal mengumumkan tersangkanya.

Diketahui meskipun kejaksaan belum beberkan tersangka dalam kasus  dugaan penyelewengan dana Proyek pengadaan TV Parlemen senilai Rp 1,9 Miliar dan proyek pengadaan 45 unit Laptop senilai Rp 950 Juta, akan tetapi, nama calon tersangka sudah di kantonginya tim penyidik kejaksaan.

“Kita pasti akan umumkan ke publik siapa tersangkanya nanti. Untuk saat ini masih kita dalami,” tutupnya. (ONE)

Tinggalkan Balasan