Ilustrasi. Foto: Ist

Pelajar SMK 2 dan SMA Oikumene Manokwari Saling Serang

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Dipicu persoalan asmara, pelajar dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Oikumene Manokwari, Papua Barat, terlibat tawuran, Jumat (21/11/2014) pagi, sekitar pukul 09.00 WIT.

Akibat saling serang, pelajar dari dua sekolah tersebut terkena lemparan batu. Kejadian tawuran terjadi saat pelajar SMK Negeri 2 melakukan penyerangan ke SMA Oikumene yang berada di Fanindi, dengan membawa balok dan batu.

Saat tiba di SMA Oikumene, pelajar yang mereka cari tidak ditemukan, sehingga kelompok pelajar SMK Negeri 2 marah. Mereka menghujani batu ke dalam SMA Oikumene. Akibat aksi pelemparan batu tersebut, pelajar Oikumene membalas lemparan batu dari dalam sekolah.

Aksi pelemparan batu terus berlanjut di halaman SMA Oikumene. Sejumlah kendaraan dirusak oleh kedua kelompok tersebut.

Mereka juga saling kejar hingga ke Jalan Yos Sudarso. Bahkan beberapa diantara mereka terlihat mempersenjatai diridengan parang dan besi.

Di jalan Yos Sudarso pelajar yang terlibat aksi saling kejar, sehingga sejumlah pengendara yang melintas di jalan tersebut terpaksa harus berbalik arah, untuk menghindari lemparan batu.

Akibat tawuran ini, anggota TNI dari Koramil Manokwari keluar dari markasnya untuk mengejar dan melerai pelajar yang sudah membawa benda tajam serta saling kejar – kejaran itu.

Berselang beberapa menit kemudian, puluhan aparat kepolisian dari Polres Manokwari tiba di lokasi kejadian dan membubarkan mereka. Dalam aksi tawuran ini sejumlah pelajar terkena lemparan batu.

Kapolsek Kota, Manokwari, Kompol Herminto pemicu tawuran antara kedua kelompok pelajar beda sekolah itu dipicu oleh masalah percintaan.

Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap dua pelajar SMK N 2 yang diduga sebagai provokator pemicu tawuran tersebut. |TAKDIR

 

EDITOR: BUSTAM

Tinggalkan Balasan