Ilustrasi.-Foto-Ist3-620x330

Pelaku Illegal Fishing Umumnya Ditangkap di Taman Nasional

WASIOR, CAHAYAPAPUA.com— Sepanjang tahun 2014, Kepolisian Resor Teluk Wondama telah memproses 10 tersangka kasus illegal fishing. Kapolres Teluk Wondama AKBP, Djuneidi Mayau, SE, Kamis (11/12) mengatakan, pada umumnya pelaku tertangkap saat beroperasi di kawasan Taman Nasional Teluk Cendrawasih.

 Selain itu para pelaku didominasi nelayan yang berdomisili di luar kabupaten Teluk Wondama. Ia menjamin, pihaknya memproses hukum siapapun yang tertangkap melakukan illegal fishing di kawasan konservasi laut itu.

Apalagi, kata Kapolres, pemerintah pusat saat ini benar-benar terlihat berkomitmen untuk melindungi laut baik dari aktivitas nelayan asing maupun nelayan lokal yang menangkap ikan dengan cara –cara illegal misalnya dengan menggunakan bom atau alat tangkap yang merusak biota laut.

“Kewibawaan negara menjadi harga mati bagi setiap aparat. Soal penindakannya, kami tetap menjunjung proses hukum yang berlaku,” ucapnya.

Namun Kapolres mengaku pihaknya kesulitan menjangkau seluruh wilayah perairan Teluk Wondama, selain karena jumlah anggota yang terbatas, operasi juga butuh dana operasional yang cukup besar. Misalnya untuk kebutuhan BBM. “Inilah kendala bagi kami,” ujarnya.

Solusinya adalah sinergi bersama institusi yang mendapat dukungan APBN dan bertanggungjawab dalam hal pengamanan perairan daerah,

“Katakanlah dalam satu minggu satu kali operasi bersama. Tenaga tentu kami siapkan, anggarannya juga harus disiapkan oleh pemerintah daerah,” katanya. |ADLU RAHARUSUN

Tinggalkan Balasan