Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Dalam Pengawasan Polisi

WONDAMA, CAHAYAPAPUA.com – Pelaku kekerasan terhadap anak di Kabupaten Teluk Wondama cukup menyita perhatian masyarakat. Meski begitu, polisi ekstra hati – hati dalam memproses hukum pelakunya.

Dengan sejumlah pertimbangan dan koordinasi yang intens dengan bidang Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA) pada Dinas Sosial KabupatenTeluk Wondama diputuskan, pelakunya sementara dikembalikan kepada keluarga, namun dalam pengawasan ketat polisi.

“Sebelum dilepas, pelaku harus membuat pernyataan tertulis tidak mengulangi perbuatan serupa. Inipun setelah ada dukungan dari pihak keluarga, sehingga disepakati untuk dibina. Walau begitu kita (polisi) akan terus melakukan pengawasan, dan juga berkoordinasi dengan kejaksaan soal kasus ini,” tegas Kapolres Teluk Wondama AKBP Drs. Frits Sukoy saat ditemui wartawan, Rabu (4/11) di Kantor Panwaslu.

Kasus kekerasan terhadap Nindy, bocah usia empat tahun yang dilakukan ibu kandungnya mengakibat korban mengalami trauma berat.

Ketua KPAI Arist Merdeka Sirait saat dikonfirmasi media ini waktu lalu, meminta perhatian serius instansi terkait dalam hal ini P2TPA untuk mengawal kasus tersebut, termasuk ketegasan aparat kepolisian dalam mengusut tuntas setiap kasus tindak kekerasan terhadap anak. |ADLU RAHARUSUN