Bupati Bastian Salabai Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Gereja Baru GPKAI Jemaat Silo Pasirido, Distrik Manokwari Timur, Minggu (8-11)

Peletakan Batu Pertama Gereja Pasirido, Gereja Harus Dorong Umat Dukung Pembangunan

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Membangun gedung gereja merupakan bukti pertumbuhan iman. Iman yang sedang bertumbuh itu harus juga diwujudnyatakan dengan perubahan sikap hidup yang sejalan dengan firman Tuhan.

Pesan ini disampaikan Ketua Umum Majelis Umum Gereja Persekutuan Alkitab Indonesia (GPKAI) Pendeta Daniel Sukan, STh saat memberikan sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja baru jemaat Silo Pasirido, distrik Manokwari Timur, Minggu (8/11).

Sebagai mitra pemerintah, gereja juga berkewajiban mendorong umat untuk menjadi warga negara yang baik dengan berperan aktif mendukung pembangunan.

“Jemaat gereja juga adalah warga masyarakat. Karena itu warga gereja juga harus mendukung pembangunan dengan menerapkan sikap hidup yang baik, menjaga keamanan dan ketertiban, “ kata Pendeta yang baru sekitar dua minggu memimpin GPKAI.

Bupati Bastian Salabai mengatakan, pembangunan gedung gereja baru merupakan wujud pertumbuhan iman jemaat. Jemaat ingin memberi yang terbaik bagi Tuhan.

“Pembangunan gedung gereja juga sejalan dengan perkembangan kota Manokwari yang semakin maju, “ kata Salabai.

Jemaat GPKAI Silo sudah berusia 44 tahun sejak terbentuk pada 1971. Gedung gereja lama sudah tidak memungkinan untuk menampung jumlah jemaat yang terus bertambah.

“Gedung gereja baru nanti berukuran 12 x 31 meter dengan rencana biaya Rp.2 miliar, “ jelas ketua panitia pembangunan Pendeta Philipus Manggaprow. Untuk mendukung pembangunan gereja, pada kesempatan itu Bupati menyerahkan bantuan Pemda 30 juta dan 10 juta sumbangan pribadi. (brv)