Yan Christian Warinussy, Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari

Pemain Perseman Gugat Bupati Manokwari

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com—- Pemain Perseman Laskar Kaki Gunung Arfak (LKGA) musim Kompetisi Tahun 2013 dan 2014 akan mengajukan gugatan hukum terhadap Bupati Manokwari ke Pengadilan Negeri Manokwari.

Gugatan ini dilakukan menyusul tidak dibayarnya hak-hak para pemain. “Hak mereka tertuang dalam kontrak yang berstandar FIFA dan diadopsi oleh PSSI dan PT.Liga Indonesia,” kata kuasa hukum pemain Perseman, Yan Christian Warinussy kepada Cahaya Papua, Minggu (24/5/2015).

Sesuai perjanjian itu lanjut Warinussy, para pemain Perseman LKGA Tahun 2013 dijanjikan akan dibayar dalam jumlah uang kontrak dan gaji yang sangat fantastis atas rekomendasi Aristoteles Wamafma selaku Menejer klub tersebut.

Faktanya, hingga saat ini hak itu belum terbayar lunas, baik pemain lokal dari Manokwari dan luar Manokwari maupun beberapa Pemain Asing yang dikontrak kala itu, “Diantaranya Marcio Sousa, pemain asal Brazil.

Sementara terhadap para pemain Perseman LKGA Musim Kompetisi Tahun 2014, menejemen Perseman yang diwakili Direktur Keuangan, Semuel Ayorbaba, telah menandatangani surat perjanjian pengakuan hutang dengan para pemain.

Namun hingga saat ini belum hal itu belum direalisasi.  Menejemen Persemn LKGA yang diketuai Bupati Manokwari, Kanjeng Raden Tumenggung.Bastian Salabay Dipuro.

“Dalam perjanjian itu, atas persetujuan Ketua Umum Perseman LKGA, menejemen telah membayar tunggakan gaji pelatih, pemain dan ofisial sebesar Rp.1 miliar dari total Rp. 1,5 miliar. saat ini tersisa Rp.500 juta,”ungkap Warinussy.

Tak hanya gugatan perdata ke Pengadilan, para pemain ini pun mengancam akan melaporkan kasus ini kepada Kejaksaan ataupun KPK, jika ditemukan adanya indikasi penyelewengan anggaran daerah soal pembayaran hak-hak para pemain Perseman selama ini. | MUHAMMAD RIZALDY

Tinggalkan Balasan