Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Manokwari mengadakan pertemuan dengan pemilik ulayat membahas pemanfaatan los baru Pasar Wosi, Sabtu lalu.

Pemanfaatan los Pasar Wosi, Bapenda bertemu pemilik ulayat

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Agar pemanfaatan los Pasar Wosi tidak menuai masalah dikemudian hari, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Manokwari mengadakan pertemuan dengan pemilik ulayat.

Pertemuan Sabtu (27/5) lalu, dihadiri langsung Plt. Kepala Bapenda,  Muhammad Irwanto, Kabag Penagihan dan Pembukuan Siuz Wenu, Ketua RT Pasar Wosi Robert Insen, Kepala Pos Polisi Pasar Wosi Robby Labobar, Asosiasi Pedagang Pasar Wosi Abdul hakim dan Husein,  Kepala Kampung Gaya Baru Karlos Nuham, serta masyarakat sekitar.

Dalam pertemuan ini menyepakati beberapa poin kesepakatan yang harus ditindaklanjuti semua pihak terkait. Poin pertama, seluruh pedagang yang berjualan di luar areal Pasar Wosi, akan dipindahkan kedalam los pasar A dan B yang telah dibangun pemerintah daerah.

Poin kedua, lapak sementara dalam areal Pasar Wosi juga akan dipindahkan kedalam los bangunan yang telah dibangun pemerintah daerah. Terakhir, pemilik ulayat meminta dilibatkan dalam penarikan retribusi dalam Pasar Wosi.

“Mengenai rencana relokasi akan dilakukan setelah pendataan pedagang di luar Pasar Wosi. Kami (Bapenda) akan koordinasi dengan Disperindagkop soal relokasi tersebut,” kata Irwanto.

Diakhir pertemuan, Irwanto juga berharap kesepakatan yang dibuat ini nantinya dapat membuat penataan dan pengeloaan Pasar Wosi lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak kedepannya. (cr78)

Tinggalkan Balasan