Ketua Komisi A DPR Papua Barat, Rudi Timisela.

Pembahasan Raperdasus Pemilihan Anggota MRPPB Belum Terlambat

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Ketua Komisi A DPR Papua Barat, Rudi Timisela menilai, masih ada waktu untuk membahas dan mengesahkan rancangan peraturan daerah khusus (Raperdasus) pemilihan anggota Majelis Rakyat Papua Barat Provinsi Papua Barat (MRP-PB).

Dia menyebutkan, raperdasus ini harus menjadi prioritas Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapperda). “Kita perlu sikap tegas Bapperda, komisi A akan mendorong hal ini,” kata Rudi, Senin (16/11/2015).

Kata Rudi, saat ini Raperdasus pemilihan Anggota MRPPB, serta Raperdasus prioritas lain, seperti pembentukan BUMD dan penyertaan modal ke BUMD, masih terbengkalai akibat intervensi dari luar terhadap kelembagaan ini.

Menurtnya, agar pembahasan produk-produk hukum ini berjalan secara baik maka, perlu ada ketua DPR. Pembahasan dan implementasi produk-produk hukum tersebut harus mendapat legitimasi.

Untuk itu, persoalan jabatan ketua DPRPB harus segera diselesaikan. “Tiga pimpinan harus berani mengambil sikap politik,”ujanya lagi.

Agar lembaga ini tidak dibiarkan terus diintervensi, akibat perbedaan antara pemerintah daerah dan DPRPB. Pelantikan bisa dilakukan sesuai surat keputusan yang ada saat ini.

“Pelantikan ini bisa dilakukan, ini butuh keberanian pimpinan. Kita harus dorong. Saat kita tanyakan, sejumlah anggota dewan setuju pelantikan ketua DPRPB,” tukasnya.

Rudi tak ingin, permasalahan ketua dewan dipandang sebagai bargaining raperdasus pemilihan anggota MRP-PB. Baginya, ini murni menyangkut legitimasi. |RASYID FATAHUDDIN | EDITOR : TOYIBAN