logo-kabupaten-manokwari-selatan-provinsi-papua-barat

MANSEL, cahayapapua.com— Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan menyiapkan bibit tanaman holtikultura untuk petani padi di distrik Oransbari. Bibit itu akan diberikan sebagai tanaman pengganti bagi petani yang tidak dapat menanam padi pada musim tanam kedua tahun ini.
Dimusim tanam kedua tahun ini puluhan petani padi Oransbari terancam tak dapat menanam lantaran Pemkab Mansel tengah membangun saluran irigasi di wilayah tersebut. Pembangunan ini berimbas pada terhentinya aliran air yang mengarah ke areal sawah padi di distrik tersebut.
Penjabat bupati Mansel Lazarus Indou yang juga kepala dinas Sosial Provinsi Papua Barat itu mengaku bulan lalu ia telah menyerahkan bibit tersebut kepada dinas pertanian Kabupaten Mansel. Bibit itu merupakan bantuan dari dinas Sosial Pemprov. “Sekiranya bibit tersebut bisa disalurkan untuk mengganti tanaman padi pada lahan yang terhambat pengairannya,” kata Lazarus , Selasa (11/8/2015).
Lazarus berharap pembangunan irigasi pertanian ini terlaksana dengan lancar agar tidak menghambat program peningkatan produksi padi yang saat ini tengah dilakukan Pemda Mansel.
Ia minta semua pihak yang terlibat dalam proyek irigasi ini bekerja sama secara baik, agar petani segera menikmati pembangunan tersebut.”Setiap pekerjaan diharapkan maksimal, hal ini membutuhkan dukungan dari semua pihak, khusus dalam hal ini petani dengan pihak pelaksana pembangunan irigasi harus saling membantu,” katanya.
Terpisah, kepala Balai Pertanian Distrik Oransbari, Dwi Priyono menyebut, setidaknya terdapat sebanyak 20 hektare sawah warga terancam batal tanam akibat pembangunan ini. Kondisi ini tentu menghambat niat Pemda yang hendak mengganti beras jatah pegawai dari beras dolog ke beras lokal.
Dwi menyarankan program peningkatan irigasi ini terus dikembangkan kedepan. Semestinya pembangunan itu sudah dilakukan sejak Mei lalu, agar tidak mengganggu aktivitas penanaman yang dilakukan petani.
“Oransbari hanya ada 2 kali musim, antara bulan Mei hingga Agustus hampir tidak ada aktivitas penanaman, diwaktu ini sangat tepat untuk mengerjakan saluran irigasi ,” sarannya.
|SOETANTO | EDITOR : TOYIBAN