Ilustrasi Sidang Kasus Dugaan Korupsi
Ilustrasi Sidang Kasus Dugaan Korupsi

Pembangunan Jembatan Fiktif Rp. 4,4 Miliar Disidangkan 5 Desember

SORONG, Cahayapapua.com– Kasus pembangunan fiktif jembatan penghubung Pulau Rutum – Reni Distrik Kepulauan Ayau, Kabupaten Raja Ampat, yang diduga merugikan negara Rp. 4,4 miliar, dijadwalkan mulai disidangkan di Pengadilan Tipikor Manokwari, Senin pekan depan, (5/12).

Kejaksaan Negeri Sorong menyatakan berkas kasus tersebut telah diserahkan ke Pengadilan Tipikir Manokwari Jumat pekan lalu, dan telah menerima balasan dari pengadilan Tipikor perihal pelaksanaan sidang.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sorong Benoni Adrian Kombado mengatakan, upaya memfinalkan berkas tersebut dilakukan hanya dalam waktu 3 bulan.

Adapun kasus ini menjerat 4 orang tersangka masing-masing pelaksana proyek Direktur PT. Bahtera Kasih Nusantara Cius Rita, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Raja Ampat Yery Lodwik Wakman yang merupakan kuasa pengguna anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Obet Burdam dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Jacobus Paulinus Rumbewas.

“Sidang perdana keempat tersangka tersebut akan digelar Senin 5 Desember 2016 dengan agenda pembacaan surat dakwaan,” kata Benoni di Sorong, Senin (28/11).

Benoni menjelaskan proyek fiktif senilai Rp. 4,4 miliar rupiah ini sebagian besar bersumber Dana Alokasi Khusus pada APBD Kabupaten Raja Ampat tepatnya dipos Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kabupaten Raja Ampat tahun 2014 dan pos Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 10 % yang diperuntukan untuk dana pendamping.

Meski berkas tuntutan terhadap 4 tersangka ini dipisahkan namun mereka dijerat dengan pasal yang sama yakni pasal 2 ayat (1) Jo pasal 3 Jo pasal 18 ayat (1),(2), dan (3) Undang-Undang RI nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana yang telah diubah dan ditambahkan dalam Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 Undang-Undang RI nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana. (NSR)

Tinggalkan Balasan