Lokasi yang direncanakan akan dibangun PLTMG.

Pembangunan PLTMG Kaimana 10 MW dalam proses lelang

KAIMANA, Cahayapapua.com— Pembangunan fasilitas pendukung Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Gas (PLTMG) 10 MW Kabupaten Kaimana, sebagai tindaklanjut dari program Papua Terang Presiden RI Joko Widodo, masih dalam proses lelang di LPSE. Sesuai petunjuk, pembangunan fasilitas pendukung ini menggunakan dana dampingan APBD Kabupaten Kaimana. Lokasi PLTMG sendiri berada di kawasan PPI Kampung Coa, Distrik Kaimana.

Informasi ini disampaikan Manager PT. PLN Kaimana, Seno Ajin, saat dikonfirmasi Cahaya Kaimana terkait kebutuhan listrik masyarakat Kaimana kaitannya dengan adanya bantuan pemerintah pusat berupa PLTMG 10 MW yang belum kunjung terealisasi. Menurut Seno, untuk saat ini, kebutuhan listrik masyarakat Kaimana masih menggunakan tenaga mesin diesel.

Dijelaskan, ada 9 unit mesin diesel yang digunakan PT. PLN dengan total daya 4,6 Megawatt. Daya terpakai saat ini sebesar 3,5 MW, sedangkan cadangannya hanya sebesar 1 MW. Dari 9 unit mesin ini, tiga diantaranya merupakan mesin sewa yang diperpanjang untuk kebutuhan Pesparawi.

“Kalau untuk PLTMG, informasinya saat ini masih dalam proses lelang. Dan itu kewenangannya ada di Pemerintah Daerah. Lokasinya sudah ada di Kampung Coa,” ujarnya singkat.

Untuk diketahui, Kabupaten Kaimana merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua Barat yang kecipratan jatah Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) dari Program Indonesia Terang Presiden RI Joko Widodo. Jatah untuk Kabupaten Kaimana sebesar 10 Mega Watt dari total 580 MW untuk Papua dan Papua Barat.

Dari hasil survey dan studi lokasi yang dilakukan pihak PLN bersama instansi terkait, pembangunan PLTMG Kaimana layak berada di pesisir pantai Kampung Coa. Luas lahan yang dibutuhkan 4 hektar, dengan kedalaman tempat berlabuh kapal pensuplai gas minimal 7 meter.

Terkait program ini, Bupati Kaimana Matias Mairuma mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kaimana mendukung penuh pembangunan PLTMG di Kabupaten Kaimana sebagai tindaklanjut dari kebijakan Papua Terang Presiden RI Joko Widodo. Bupati juga menyebut bahwa pembangunan PLTMG ini perlu dukungan dana APBD untuk pembangunan fasilitas dermaga. Dana sendiri sudah dianggarkan melalui APBD Tahun 2017. (isa)

Tinggalkan Balasan