Ratusan Warga Toraja mendatangi Mapolres Teluk Bintuni, menuntut pengungkapan kasus pembantaian ibu rumah tangga dan dua anak di daerah tersebut baru-baru ini.

PEMBUNUHAN SADIS: DAP Surati KPAI

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah Wilayah III telah mengambil langkah dukungan advokasi terhadap keluarga korban dugaan pembunuhan yang terjadi di kabupaten Teluk Bintuni akhir Agustus lalu.

Staf Khusus DAP Bidang Hak-Hak Dasar Masyarakat Adat Papua, Eddison Baransano mengatakan, DAP telah menyurat kesejumlah lembaga kemanusiaan, diantaranya, Kominis Nasional atau Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komnas Perlindungan Perempuan dan Kementerian Pemberdayaan perempuan di Jakarta.

Hari ini DAP akan menyampaikan laporan dan surat dukungan bantuan advokasi kepada lembaga jaringan advokasi kemanusiaan yang ada di Manokwari.

“Hal ini kami lakukan agar menjadi kekuatan bersama guna bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam penanganan kasus pembunuhan sadis terhadap korban Frelly dan kedua anaknya,”kata Edison, Senin (14/9/2015).

Menurutnya pengungkapan kasus membutuhkan waktu yang cukup, sehingga perlu kerjasama semua pihak agar kasus ini segera terungkap.

“Kalau polisi sendiri itu tidak cukup, sebab Polri juga memiliki keterbatasan, sehingga kami dari DAP akan membangun komunikasi dengan DAP kabupaten Teluk Bintuni untuk membantu memberikan dukungan advokasi baik advokasi hukum maupun advokasi sosial,”sebutnya lagi

DAP pun akan mengambil langkah untuk mengurangi dampak negatif dari kasus ini. Pihaknya tak ingin ada upaya provokasi yang mengarah pada konflik sara serta berdampak buruk bagi orang Papua.

“Intinya kami tidak menginginkan Bintuni seperti Timika, dimana ada upaya dari orang yang tidak bertanggungjawab untuk menciptakan benih konflik terhadap orang Papua” tegasnya.

Ia pun berharap, kasus ini segera diselesaikan,agar keluarga korban tenang serta menimbulkan sikap saling curiga diantara masyarakat di Teluk Bintuni.| RIZALDY | EDITOR : TOYIBAN