Bupati Demas Paulus Mandacan dan Wakil Bupati Edi Budoyo mengunjungi lokasi banjir di Distrik Prafi kemarin.

Pemda Belum Kantongi Jumlah Sawah yang Rusak Akibat Banjir

MANOKWARI, Cahayapapua.com—- Tak sedikit luasan lahan persawahan di dataran Distrik Prafi khususnya di Satuan Pemukiman (SP) 3 dan 4 yang ternacam gagal tanam, mengingat hujan deras yang terjadi sejak Senin malam lalu telah menyebabkan banjir di lokasi tersebut.

Selain itu, banjir yang telah memutuskan salah satu akses jalan di Bendungan SP 3 Lokal juga telah merusak fasilitas irigasi yang difungsikan sebagai aliran air ke persawahan warga sekitar.

Bupati Kabupaten Manokwari, Demas Paulus Mandacan mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa memastikan berapa besar luasan sawah yang terancam gagal tanam akibat mininnya pasokan air menuju sawah masyarakat.

“Sampai saat ini belum ada laporan terkait, dan pasti masyarakat ini bekerja kalau ada air yang mengalir,”kata Bupati siang kemarin usai meninjau lokasi banjir di SP 3 lokal.

Dikatakan Bupati, dirinya juga baru mendapat laporan dari para petani yang sehari-harinya membutuhkan pasokan air dari irigasi untuk kebutuhan persawahannya, mengingat saat ini tengah masuk dalam musim tanam.

“Kami juga belum mendapat laporan tentang kerusakan tanaman di persawahan,” singkatnya. (ACS)

Tinggalkan Balasan