Kepala BPKAD Teluk Bintuni Ali Ibrahim Bauw.

BINTUNI, Cahayapapua.com— Ujian semester ganjil sudah selesai dilaksanakan, namun dana bantuan pendidikan bagi sekolah tingkat SMA/SMK/MA sederajat yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni belum juga direalisasikan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Ali Ibrahim Bauw, Senin (11/12) membenarkan bahwa anggaran bantuan pendidikan tersebut tidak dapat disalurkan lantaran SK (surat keputusan) bupati belum ada. “Kalau belum ada SK tidak bisa disalurkan,” katanya.

Dikatakan, sejauh ini pembuatan SK masih disusun oleh Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda). Mengenai anggaran, Ali Bauw menegaskan bahwa dana tersebut sudah ada dan siap disalurkan. “Kurang lebih Rp. 3 miliar, jumlah besaran persiswa nanti rinciannya ada di SK-nya,” ujarnya.

Dia mengharapkan proses penyaluran dana tersebut harus sudah dilakukan sebelum libur akhir tahun. Apabila tidak segera diproses akan kembali masuk ke kas daerah.

“Kalau untuk tahun depan belum tahu, bantuan ini kan nanti sistemnya autodebet, kalau langsung ke sekolah kan salah jadi kita akan lewat rekening siswa,” katanya lagi.

Sementara itu, menindaklanjuti kejelasan kapan akan dicairkan dana bantuan tersebut, sejumlah kepala sekolah SMA/MA/SMK sederajat menemui Plt. Sekda Gustaf Manuputty, di ruang kerjanya, Kantor Bupati, Senin (11/12) sore.

Dari hasil pembicaraan para kepala sekolah dengan Plt Sekda, bahwa memang betul SK Bupati tentang dana bantuan pendidikan untuk SMA/SMK/MA sederajat belum dibuat, karena data siswa yang diminta dari Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga belum diserahkan ke Bagian Hukum. Untuk kepastiannya sesegera mungkin akan dilakukan koordinasi meminta data dan menyelesaikan SK tersebut agar dana bantuan dapat disalurkan. (art)

 

Leave a Reply