Ilustasi. Foto: energitoday.com

Pemda Kaimana Diminta Tertibkan Penjual Bensin Eceran

KAIMANA,CAHAYAPAPUA.com Peristiwa kebakaran kios, bengkel, mobil dan sepeda motor yang terjadi di Jalan Utarum seputaran SPBU Kaimana, diharapkan menjadi catatan penting bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan penertiban lokasi penjualan bensin eceran disepanjang jalan Kota Kaimana, termasuk menertibkan upaya penimbunan BBM bersubsidi yang dilakukan sejumlah oknum. Pemda melalui instansi terkait diminta lebih peka, untuk mengantisipasi persoalan yang tidak diinginkan.

Hal ini disampaikan tokoh masyarakat sekaligus pemerhati masalah sosial kemasyarakatan Yehadi Alhamid yang menghubungi CAHAYAPAPUA.com via ponsel, Minggu (26/10). Yehadi katakana, maraknya penjualan bensin eceran disetiap tepi jalan, disebabkan adanya proses pembiaran oleh Pemerintah Daerah selaku pihak yang paling berwenang melakukan penertiban.

“Kaimana ini rawan kebakaran akibat tidak tertibnya penjualan minyak hampir disetiap pinggir jalan depan rumah warga dan warung/kios, termasuk tindakan penimbunan minyak subsidi yang dilakukan sejumlah oknum. Ini terjadi karena adanya kesan pembiaran yang dilakukan pemerintah daerah,” tukas mantan anggota DPRD Kaimana ini melalui pesan singkat. Menurut Yehadi, jika proses pembiaran oleh pemerintah daerah terhadap penjualan bensin eceran tidak dilakukan, maka peristiwa kebakaran yang terjadi sabtu malam, tidak mungkin terjadi.

Hal yang sama juga disampaikan sejumlah warga di lokasi terjadinya peristiwa kebakaran Sabtu malam. Menurut warga, banyaknya titik penjualan bensin eceran di tepi jalan, sangat beresiko terjadinya kebakaran yang disebabkan kelalaian pelaku bisnis. Warga berharap, pemerintah daerah perlu melakukan intervensi agar penjualan bensin eceran ditiadakan.

“Sebenarnya penjualan bensin eceran itu tidak boleh ada. Masyarakat sebaiknya diarahkan membeli atau mengisi di tempat resmi seperti SPBU dan lainnya. Kalau sudah terjadi masalah kebakaran seperti ini, mau tidak mau pemerintah harus ambil langkah penertiban, jangan diam saja,” celetuk warga. |ISABELA WISANG

Tinggalkan Balasan