Pemda Kaimana Kucurkan 142 Miliar untuk Bansos – Hibah

KAIMANA,CAHAYAPAPUA.com—- Pemerintah Kabupaten Kaimana melalui APBD Tahun 2015 menyediakan dana bantuan dan hibah sebesar Rp.142.017.030.000. Dana ini masuk melalui DPA Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Tahun 2015.

Pendistribusian bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, yang pengusulannya dilakukan melalui instansi teknis.

Dana bantuan dan hibah dimaksud akan dialokasikan untuk bidang pendidikan sebesar Rp.49,2 Milyar, bantuan kesehatan Rp.9,5 Milyar dan bantuan kampung sebesar Rp.37,1 Milyar dan bantuan lainnya.

Bupati Kaimana Matias Mairuma menyampaikan hal ini sebelum bertolak ke Jerman, melakukan penandatanganan MoU dengan universitas, tempat 8 anak asli Kaimana mengenyam pendidikan. Dikatakan, bantuan dan hibah disiapkan untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan perhatian pemerintah daerah. Dijelaskan, bantuan pendidikan akan dialokasikan untuk revitalisasi pendidikan di Kabupaten Kaimana, dengan tujuan meningkatkan kualitas anak didik agar mampu bersaing secara global.

Bantuan/hibah pendidikan sebesar 49,2 Milyar ini lanjutnya, akan digunakan  untuk peningkatan partisipasi anak sekolah melalui sistim Sekolah Satu Atap (Satap), bantuan langsung bagi anak asli Papua Kaimana, bantuan bagi anak Kaimana yang bersekolah di Perguruan Tinggi meskipun pendidikan tinggi bukan domain pemerintah serta bantuan lain dalam kerangka afirmasi atau keberpihakan.

“Dana ini ada di DPPKAD, tetapi sistim pencairannya harus melalui Dinas Pendidikan. Kita perlu melakukan keberpihakan supaya bisa memasuki persaingan global,” jelas Bupati.

Sedangkan bantuan/hibah kesehatan sebesar Rp.9,5 Milyar akan digunakan untuk BPJS Kesehatan bagi masyarakat dan aparatur di Kabupaten Kaimana, bantuan langsung kepada masyarakat serta bantuan pengobatan, vitalisasi puskesmas keliling (Pusling) dan Puskesmas Jalan Kaki (Pusjaki) untuk menjangkau wilayah pedalaman serta pelayanan operasi katarak gratis dan bantuan lainnya dalam kerangka percepatan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sementara bantuan kampung sebesar Rp.37,1 Milyar, dialokasikan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat, yang telah disepakati bersama melalui Program Pemberdayaan Kampung (P2K) yang dilaksanakan dengan pendampingan PNPM Mandiri pada 84 kampung, Alokasi Dana Kampung (ADK), termasuk dana desa yang bersumber dari APBN pada tahun 2015 sebesar Rp.11.150.819.365. Pada tahun 2015 demikian Bupati, akan dialokasikan juga anggaran sebesar Rp.150 Juta bagi purna bhakti kepala kampung. |ISABELA WISANG

Tinggalkan Balasan