Salah satu atraksi yang ditampilkan pada Perayaan HUT PI ke-160 di Pulau Mansinam, Manokwari, Papua Barat, 5 Februari 2015 lalu. | CAHAYAPAPUA.com | Zack Tonu Bala

Pemda Manokwari: Mansinam Penuhi Syarat Sebagai Kawasan Khusus

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Bupati Manokwari Bastian Salabai menyatakan, secara administratif  pulau Mansinam  telah memenuhi syarat untuk dijadikan kawasan khusus setara distrik.

Saat ini selain kampung Mansinam induk, telah dimekarkan 3 kampung baru dari kampung induk yakni Kampung Mansinam Timur, Mansinam Barat dan Mansinam Utara. Bersama dengan kampung Pulau Lemon maka total ada 5 kampung yang akan menjadi bagian dari kawasan khusus pulau Mansinam.

“Untuk menuju kawasan khusus yang memiliki pemerintahan seperti distrik, pulau Mansinam sudah memenuhi syarat, “ kata Salabai di sela-sela kunjungan ke pulau yang menjadi gerbang peradaban orang Papua itu dalam rangka pelantikan kepala kampung Mansinam dan beberapa kepala kampung lainnya, Selasa (17/2/2015).

Bupati bersama rombongan didampingi masyarakat setempat sempat berkelilingi pulau Mansinam menyusuri jalan lingkar yang dibangun oleh personil TNI tahun lalu.

Dengan status sebagai kawasan khusus, maka Mansinam  akan memiliki pemerintahan tersendiri layaknya distrik namun memiliki sejumlah  kewenangan khusus yang tidak dimiliki distrik pada umumnya.

Pembentukan kawasan khusus pulau Mansinam sendiri dalam rangka menjaga keistimewaan pulau tempat  masuk Injil pertama kali ke Tanah Papua sekaligus sebagai gerbang peradaban baru bagi orang Papua.

“Proses menuju Mansinam sebagai kawasan khusus sudah dijalankan Pemkab Manokwari dan sudah sampai ke Provinsi (Papua Barat). Dan provinsi juga sudah tindaklanjuti dan sekarang kita menunggu keputusan dari pemerintah pusat, “ jelas Salabai.

Meski bukan merupakan keinginan dari masyarakat asli Mansinam, Trayanus Rumsayor putera asli Mansinam yang juga anggota DPRD Kabupaten Manokwari mengatakan, masyarakat Mansinam mendukung  konsep Pemda menjadikan Mansinam sebagai kawasan khusus.

Ia sepakat pembentukan kawasan khusus sebagai upaya untuk melindungi sekaligus menghormati keistimewaan pulau Mansinam sebagai pulau Injil.

“Kami sudah buat Perkam (peraturan kampung)  yang sebenarnya menjadi embrio dari Manokwari kota Injil. Ini juga untuk memproteksi pulau Mansinam ini  (ke depan) seperti apa, “ kata politisi partai Golkar itu.

Menurut Rumsayor, Perkam itu akan didorong ke DPRD untuk dijadikan sebagai peraturan daerah (Perda) yang ke depan menjadi acuan dalam pembangunan, pengambilan kebijakan maupun hal-hal lainnya yang akan dilakukan di atas pulau Mansinam agar tidak sampai merusak nilai-nilai spiritual maupun budaya yang ada. |ZACK TONU BALA

Tinggalkan Balasan