Acara penyerahan DPA untuk OPD di lingkungan Pemkab Manokwari tahun anggaran 2018 di ruang Sasana Karya Kantor Bupati Sowi Gunung, Rabu.

Pemda Manokwari resmi serahkan DPA ke OPD

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Wakil Bupati Manokwari Edi Budoyo menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran atau DPA 2018 kepada organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Manokwari, Rabu (21/2) di ruang Sasana Karya Kantor Bupati Sowi Gunung.

Kepada pimpinan OPD, dia harapkan setelah menerima DPA mereka segera melakukan serapan anggaran untuk peningkatan pembangunan dan kebutuhan masyarakat. “Laksanakan segera serapan anggaran karena berkaitan juga dengan pertanggungjawaban kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat soal pengggunaan anggaran tersebut,” instruksinya.

Lebih jauh mantan Plt. Bupati Manokwari Selatan merincikan, alokasi APBD Kabupaten Manokwari tahun 2018, untuk pendapatan sebesar Rp.1.1 triliun lebih yang bersumber dari  PAD sebesar Rp. 58.6 miliar lebih, dana perimbangan sebesar Rp.721 miliar lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah senilai Rp.372 miliar lebih.

Sedangkan proyeksi anggaran belanja daerah, sebut dia, sebesar Rp.1.2 trilun yang merupakan belanja tak langsung sebesar Rp. 589 miliar lebih dan belanja langsung sebesar Rp. 633 miliar lebih.

Sementara pembiayaan daerah di tahun anggaran  2018 sebesar Rp 70 miliar lebih yang bersumber dari  dari sisa  lebih perhitungan anggaran tahun  sebelumnya yang merupakan penerimaan pembiayaan daerah tahun 2018.

Khusus pimpinan OPD yang mengelola  dana alokasi khusus (DAK), diingatkan untuk secepatnya melaksanakan  kegiatan – kegiatan agar serapan  anggaran  bisa dilaksanakan sesuai waktu yang ditetapkan yaitu tanggal 31 Juli 2018. “ Itu merupakan batas akhir penyampaian data kontrak alokasi DAK,” tutup Edi Budoyo.

Sementara itu Sekda Manokwari FM.Lalenoh menegaskan kepada pimpinan OPD untuk melaksanakan program sesuai DPA. “Berikanlah apa yang menjadi milik rakyat, dan jangan pernah dikurangi ataupun ditambah, sesuai apa yang sudah tertuang dalam DPA, itulah yang dikerjakan,” kata Lalenoh.

Dijelaskan, apa yang sudah tertuang dalam DPA yang telah dirasionalkan ada peruntukannya, terutama kepada masyarakat, sehingga kegiatan yang dilakukan harus didasarkan pada DPA.

“Jadi lakukanlah sesuai dengan DPA, yang punya masyarakat berikanlah dan jangan pernah mengurangi ataupun menambah,” tegas Lalenoh lagi.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pembagian DPA tahun anggaran 2018 ini jauh lebih cepat dilakukan. Sekda selaku ketua tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Kabupaten Manokwari mengucapkan terima kasih atas kerja keras yang sudah dilakukan tim anggaran.

Meski demikian, sekda masih berharap pada tahun- tahun mendatang akan jauh lebih cepat dari tahun ini. Lalenoh juga minta kepada OPD agar bisa menerima anggaran yang tertuang dalam DPA, karena hal tersebut telah disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. |Lisna Boroallo

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: