Logo BPJS Ketenaga kerjaan.

Pemda Segera Bekali Aparatur Kampung dengan BPJS Ketenagakerjaan

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah Daerah (Pemda) Manokwari selain menjamin keselamatan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) juga menjamin keselamatan kerja para aparat kampung di 9 distrik yang ada di Manokwari.

Jaminan keselamatan kerja bagi aparat kampung terjalin berkat kerjasama antara pemda dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Manokwari.

BPJS Ketenagakerjaan bahkan sudah mensosialisasikan kerjasama tersebut kepada aparat kampung di kantor bupati Manokwari, Kamis (23/2/2017) dengan harapan bisa diketahui semua aparat kampung.

“Melalui kerjasama ini, nantinya semua aparat kampung akan mendapaktkan jaminan kecelakaan kerja saat melalukan tugas,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Setda Manokwari, Wanto.

Wanto menjelaskan, jaminan kecelakaan kerja bagi aparat kampung ini bersumber dari APBD yang dikucurkan ke masing-masing kampung atau yang disebut Alokasi Dana Desa (ADD).  Pembayarannya diluar dari gaji para aparat kampung.

Sehingga, Ia berharap setiap kampung wajib mendata anggota aparat kampungnya masing-masing dengan baik, agar tidak ada yang terlewati sebagai peserta dalam jaminan ini.

Kepala BPJS Ketenagaakerjaan Cabang Manokwari, Chistian Sianturi menerangkan, dalam kerjasama jaminan kecelakaan kerja ini, setiap aparat kampung wajib menyetor iuran perbulan Rp.13.500 per orang perbulannya.

Ia menjelaskan, tentu ada keuntungan dari kerjasama ini yaitu setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan jaminan kecelakaan kerja akan mendapatkan uang jaminan selain biaya pengobatan jika terjadi suatu kecelakaan saat bekerja.

“Jaminan ini disetorkan kolektive dengan yang peserta lain sesuai kampungnya, dan untuk jaminan yang diberikan bervariasi, karena setiap jaminan berbeda misalnya sampai meninggal dunia,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan kesepakatan dengan pemda, jaminan kecelakaan kerja bagi aparat kampung hanya berlaku selama yang bersangkutan bekerja sebagai aparat kampung.

“Namun kepesertaannya bisa terus berlanjut jika yang bersangkutan mau membayar iurannya sendiri,” pungkasnya. (ACS)

Tinggalkan Balasan