Gula Pasir

Pemerintah batasi penjualan gula pasir kemasan 50 kg

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah membatasi pengiriman dan penjualan gula pasir kemasan 50 kilogram bagi para distributor dan bedagang besar di daerah.

Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Manokwari Mohammad Said mengatakan, pemarintah memberikan kewenangan penjualan gula kemasan 50 kg kepada Bulog. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan gula di daerah.

Dia menjelaskan, ketentuan tersebut diterapkan sesuai peraturan Menteri Perdagangan yang berlaku sejak 1 September 2017.

“Kami bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan saat ini terus melakukan sosialisasi kepada para pedagang dan distributor. Gula kemasan 50 kg hanya boleh dijual di Bulog,” kata dia.

Menindaklanjuti Permendag tersebut, lanjutnya, dalam waktu dekat akan dilaksanakan penandatangan nota kesepahaman kerjasama antara Bulog dengan kepolisian. Hal itu dilakukan untuk proses pengawasan penjualan gula pasir.

Dia menjelaskan, pemerintah menginginkan, harga gula ditingkat konsumen wilayah perkotaan maksimal Rp.12.500 perkilo gram.

“Pembatasan penjualan gula ini bertujuan agar masyarakat bisa menikmati harga gula yang dinginkan pemerintah. Kasian kalau terlalu mahal,” kata dia lagi.

Menurutnya, Bulog Manokwari cukup siap melaksanakan Permendag. Saat ini Bulog Manokwari masih memiliki stok 350 ton gula pasir dan 150 ton sedang dalam perjalanan.

Pengiriman gula ke gudang Bulog Manokwari berjalan lancar. Pembatasan penjualan ini dinilai dapat memberi dampak signifikan terhadap penerapan harga gula di daerah tersebut. (ibn)

Tinggalkan Balasan