Noken Kerajinan Khas Papua.

Pemerintah dorong perlindungan tanaman bahan baku noken

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah pusat mendorong upaya perlindungan terhadap tanaman yang menjadi bahan baku pembuatan noken.

“Noken mendesak butuh perlindungan. Ini budaya Papua yang sudah diakui PBB melalui Unesco sebagai warisan dunia,” kata Kasubdit  Warisan Budaya Tak Benda Direktorat Jenderal Kebudayaan  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Lien Dwiari Ratnawati di Manokwari, Selasa.

Pada kegiatan Festival tersebut ia menyebutkan, pelestarian noken harus dilakukan secara sinergis dan melibatkan seluruh elemen terkait. Para generasi muda harus mewarisi cara pembuatan noken.

“Ditingkat hulu, pemerintah pusat melalui Kementerian Kehutanan harus melakukan upaya perlindungan terhadap tanaman yang menjadi bahan baku pembuatan noken,” sebutnya.

Menurutnya, lembaga pendidikan pun punya andil besar dalam menjaga warisan budaya tersebut. Pihaknya menginginkan, noken menjadi muatan lokal pada mata pelajaran sekolah di Tanah Papua.

Ketua Panitia Festival Yuno Lekito mengatakan, noken sudah diakui sebagai budaya warisan dunia oleh PBB melalui Unesco.

“Tidak gampang sebuah budaya mendapat pengakuan PBB. Melalui pengakuan tersebut, PBB akan meminta laporan secara berkala terhadap pengembangan noken. Kalau tidak ada noken bisa dikeluarkan dari daftar warisan dunia,” katanya.

Menurutnya, pemerintah pusat maupun Papua Barat saat ini sedang bekerja keras untuk mempertahankan dan menjaga kelangsungan noken. Pihaknya ingin pengrajin noken tak hanya didominasi oleh generasi tua.

“Anak-anak generasi sekarang dan berikutnya harus mewarisi skill pembuatan noken. Selain itu, tanaman yang menjadi bahan baku noken pun harus dijaga,” sebutnya lagi.

Ia berharap pelaku usaha juga turut melestarikan dan mempromosikan noken Papua. (IBN)

Tinggalkan Balasan