Peserta ekspedisi NKRI Papua Barat dilepas dari pelabuhan Surabaya.

Pemerintah Kabupaten/kota Diminta Fasilitasi Tim

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Peserta Ekspedisi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Koridor Papua Barat direncanakan tiba di Kota Sorong 8 Februari 2016 mendatang. Kedatangan peserta ekspedisi NKRI ini bergeser dari jadwal sebelumnya 6 Februari 2016. Pemda setempat diminta mendukung suksesnya kegiatan ekspedisi pertama di provinsi ini.

Asisten I Setda Papua Barat Musa Kamudi menyatakan, rombongan peserta ekspedisi yang diberangkatkan menggunakan KRI Surabaya dari Jakarta adalah Kota Sorong, Tambrauw, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Maybrat, Manokwari Selatan, Teluk Wondama dan Fakfak.

“Peserta untuk ekspedisi Tambrauw langsung diturunkan di kabupaten Tambrauw,” terang Kamudi siang kemarin.

Setelah rombongan tim ekspedisi wilayah tambrauw diturunkan, kapal melanjutkan perjalanan ke pelabuhan terakhir di Kota Sorong. Dari sini peserta dari Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Maybrat, Manokwari Selatan dan Teluk Wondama serta Fakfak akan diberangkan ke kabupaten tujuan menggunakan pesawat hercules dan jalur darat.

Peserta yang menggunakan hercules dari Sorong ke lokasi tujuan adalah Fakfak, Manokwari Selatan dan Teluk Wondama. Peserta dijadwalkan tiba di daerah tujuan pukul 10.00 Wit Rabu, (10/2).

Sementara peserta wilayah Kaimana akan diberangkatkan secara langsung dari Jakarta menggunakan pesawat hercules. “Untuk efisiensi waktu, peserta ekspedisi untuk wilayah Kaimana akan diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules,” tambahnya.

Upacara penyambutan secara resmi, lanjut Kamudi akan akan digelar digelar di Lapangan Borarsi Manokwari di pimpin langsung oleh gubernur Papua Barat Abraham O. Atururi. Upacara ini hanya akan diikuti oleh peserta dari Manokwari Selatan.

Pada upacara penyambutan, Kamis (11/2), juga direncanakan akan dimeriahkan dengan pentas seni tarian suku-suku Papua Barat dan tarian etnik nusantara. Penyambutan dipimpin gubernur dan atau wakil gubernur Papua Barat.

Kamudi menekankan agar pemerintah daerah setempat memfasilitasi kebutuhan peserta ekspedisi selama kegiatan fasilitas transit, perangkat penyambutan, pergeseran, tenda lapangan, pemasangan air bersih, jaringan telkom, peminjaman kendaraan roda dua dan empat serta, sarana penunjang lainnya. | RIZALDY