Ilustrasi. | Liputan6

Pemerkosa Bocah 11 Tahun di Mansel Terancam 15 Tahun Penjara

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Polres Manokwari menyatakan berkas kasus pemerkosaan terhadap bocah berumur 11 tahun di Kampung Margomulyo, Kabupaten Manokwari Selatan, yang telah dilimpahkan ke Kejari Manokwari belum mendapat tanggapan balik.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Manokwari Ajun Komisaris Polisi Hengky K Abadi mengatakan, jika sampai waktu tertentu berkas tersebut tidak mendapat tanggapan maka dianggap lengkap sehingga bisa dilanjutkan ke tahap penuntutan oleh Kejari.

“Sejauh ini kami masih menunggu,” kata Hengky soal perkembangan berkas tersebut kepada wartawan di Mapolres Manokwari siang kemarin.

Hengky mengatakan jika nanti ada petunjuk dari Kejari Manokwari, pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikannya secepat mungkin sehingga proses hukum terhadap tersangka bisa cepat.

“Intinya kalau tidak ada petunjuk berarti nanti P21 atau berkas dinyatakan lengkap dan langung kami limpahkan barang bukti dan tersangka,” ucapnya.

Sebelumnya WD, seorang pria bejat tega memperkosa bocah berusia 11 tahun yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar di salah satu rumah kosong yang terletak di Kampung Margomulyo, Manokwari Selatan.

Saat itu korban yang sendirian tidak curiga ketika dipanggil WD ke rumah tersebut, namun naas karena di rumah itu pria bejat itu mengancam korban dan memaksanya melakukan hubungan badan.

Peristiwa tersebut dilaporkan korban kepada orangtuanya yang diteruskan ke kepolisian Ransiki. Seketika pria itu ditangkap.

“Kami jerat dia dengan Undang-Undang nomor 35 Tahun 2014 pasal 76 jo pasal 81 dengan ancaman kurungan penjara paling lama 15 tahun kurungan,” pungkas Hengky. |ADITH SETYAWAN

Tinggalkan Balasan