Pekerja wanita yang ditemukan Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan dalam inspeksi mendadak (sidak) 2016 lalu. (Doc. Cahayapapua)

Pemilik dan mami jadi tersangka, Karaoke Double Qyu tutup 

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pasca penetapan tersangka pemilik alias bos karaoke Double Qyu berinisial RW dan kordinator ladies (Mami) inisial B sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat, aktivitas Double Qyu tutup.

Salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) yang terkenal di Manokwari yang beralamat di Jalan Trikora Wosi, Biryosi tersebut, terpantau hampir sepekan hingga pukul 24.00 WIT, Sabtu malam lalu, tidak terlihat adanya aktivitas seperti biasanya.

Hal ini sangat berbeda dengan dua tempat karoke yang berada tak jauh dari lokasi tersebut.Diantaranya, karoke Qhisel dan Top Idol yang bersebelahan dengan Fajar Roon Hotel yang ramai pengunjung di malam minggu tersebut.

Sebelumnya, Direktur Reskrimum Polda Papua Barat, Kombes Pol. Bonar Sitinjak, kepada wartawan menjelaskan, RW dan B ditetapkan sebagai tersangka dalam penggunaan seragam sekolah oleh ladies dinilai lalai dan memenuhi unsur pembiaran.Para ladies tersebut menggunakan atribut seragam sekolah sambil melayani tamu dan meneguk miras.

Penetapan kedua tersangka ini, setelah menyimpulkan hasil pengembangan dan proses penyidikan serta gelar perkara di karaoke Double Qyu yang dilakukan oleh tim Ditreskrimum Polda Papua Barat.

Selain itu, diperkuat dengan keterangan 11 saksi saat diinterogasi oleh penyidik, termasuk sejumlah ladies tersebut. Masing-masing berinisial RW, Yl, YS, ET, Rm, Vt, GM, dan Ketua Asosiasi Pengusaha Karaoke Manokwari, Iksan.

Dalam kasus ini, penyidik telah menyita alat bukti beberapa pakaian seragam SD, SMP dan SMA yang digunakan keenam ladies yang melayani tamu diruang karoke tersebut.  Kedua tersangka dikenai pasal 207 yaitu kejahatan terhadap kekuasaan umum, ancaman kurungan pidana 1,6 tahun. (cr-80) 

Tinggalkan Balasan