Ribuan liter miras oplosan yang ditangkap dari pulau Kaki, Pantura, Manokwari saat diamankan di Polres Manokwari baru-baru ini.

Pemilik Ribuan Liter Miras Oplosan Menyerahkan Diri

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Pembawa ribuan liter minuman keras oplosan jenis cap tikus, OKO alias Joko Wanma, akhirnya menyerahkan diri ke kepolisian resor Manokwari setelah sempat melarikan diri beberapa waktu lalu.

Joko Wanma diduga merupakan pemilik ribuan liter miras cap tikus yang dikemas dalam 3136 botol air mineral ukuran 1500 mililiter dan 182 galon ukuran 20 liter yang dibongkar Polres Manokwari di Pulau Kaki, Pantura, Manokwari, akhir bulan lalu.

Ribuan liter miras cap tikus itu dibawa Joko dalam kapal motor Yaffe (yang diduga disewa untuk mengangkut miras) dari pelabuhan Bitung. Joko sempat melarikan diri saat polisi membongkar kasus ini pertama kali.

Kepala Satuan Narkoba Kepolisian Resor Manokwari IPTU Nirwan Fakaubun mengatakan, setelah melarikan diri, Joko akhirnya menyerahkan diri Rabu malam lalu. Setelah menyerahkan diri Joko langsung diperiksa kemudian ditahan di Mapolres Manokwari.

Selain Joko, Nirwan melanjutkan, tiga tersangka lain masing-masing RM, OK dan JS juga ikut menyerahkan diri bersama Joko pada hari yang sama. Tiga tersangka ini diduga berperan membantu Joko mendatangkan miras tersebut.

Nirwan menjelaskan, berdasar hasil pemeriksaan terhadap Joko dan tiga tersangka lain, diduga pemilik barang haram tersebut bukan hanya Joko. Polisi sedang memburu mereka.

“Yang masih buron ada lima nama dan sudah kami kantongi semua. Namun belum bisa kami sebutkan nama-namanya karena itu masih dalam lidik kami, ” kata Nirwan kemarin.

Untuk kepentingan kasus ini, polisi telah mengamankan satu rekening BRI nama Joko Wanma yang diduga dipakai dalam transaksi jual beli miras oplosan tersebut.

Polisi menjerat Joko dengan pasal 204 ayat 1 KUHP serta pasal 135 UU 18/2012 tentang pangan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Joko dijerat pasal pencucian uang karena uang hasil penjualan miras diduga akan dipakai untuk keperluan lain. Untuk tiga tersangka lain dijerat pasal 204 ayat 1 KUHP serta pasal 135 UU 18/2012 tentang pangan.

Dalam pembongkaran kasus ini akhir bulan lalu, polisi tidak hanya mengamankan barang bukti 3136 botol cap tikus yang dikemas dalam air mineral ukuran 1500 mililiter dan 3640 liter dalam 182 galon bekas ukuran 20 liter beserta KM Yaffe, tapi juga menangkap pelaku lain Yohan Kantohe dan Hokbert Yuda. Keduanya kini mendekam di Rutan Mapolres Manokwari. |ADITH SETYAWAN