Peninjauan Kantor Pusat Data Pemkab Manokwari yang menempati ruang aula eks Kantor Dispenda oleh Wakil Bupati Roberth Hammar bersama Kepala BPM Robi Rumbekwan dan Pimpinan Yayasan BaKTI.

Pemkab Manokwari Diminta Proaktif Urus Pusat Data Daerah

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Pemerintah Kabupaten Manokwari diharapkan lebih proaktif lagi terutama dalam hal penyiapan regulasi maupun anggaran untuk mendukung pengelolaan dan pengembangan Pusat Data Daerah yang saat ini sedang dipersiapkan oleh Yayasan BaKTI.

Yayasan BaKTI merupakan implementing partner Pemkab Manokwari dalam Program Transisi Landasan KOMPAK-BAKTI (sebelumnya AIPD) untuk pembuatan Pusat Data Daerah.

Pemda sudah menyediakan ruang aula di kantor eks Dispenda sebagai tempat Pusat Data Daerah Kabupaten Manokwari. Ruangan tersebut kini sudah didesain sedimikian rupa dan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai sehingga layak menjadi kantor pusat data.

“Kita lakukan semaksimal mungkin agar pusat data ini bisa berkelanjutan. Jadi kita butuh dukungan berupa regulasi dan anggaran. Ini yang sedang kita dorong, “ kata Harry Rhamadani Knowledge Manajemen Specialist untuk program transisi Landasan Kompak BaKTI di sela-sela kegiatan pelatihan penggunaan IT untuk mendukung pengelolaan data Kabupaten Manokwari, Senin siang di Swissbel-Hotel Manokwari.

Menurut Harry, kerjasama itu terbangun karena Pemkab Manokwari membutuhkan keberadaan pusat data. Ini menunjukkan Pemkab Manokwari menyadari bahwa ketersediaan data menjadi faktor penting agar perencanaan pembangunan bisa terarah dan tepat sasaran.

Hal ini pula yang membuat pihaknya tetap optimis pengelolan pusat data daerah yang sekarang sedang dipersiapkan akan bisa berjalan baik dan berkelanjutan.

“Memang dalam kerjasama itu ada pasang surut karena kesibukan setiap SKPD. Tapi kami terus mendorong karena ini permintaan Pemda sendiri. Jadi kita terus mendampingi karena sudah ada rencana tindak lanjutnya, kami tinggal mengontrol, “ ujar Harry yang berharap agar pengelolaan pusat data ditangani oleh Bappeda.

Sementara itu, Wakil Bupati Roberth KR. Hammar saat membuka pelatihan mengharapkan semua SKPD agar aktif mendukung hadirnya pusat data daerah.

Adapun pelatihan IT perlu dilaksanakan karena aplikasi pusat data Kabupaten Manokwari dirancang dengan sistim online, yang artinya para pengguna baik Pemda maupun masyarakat umum dapat mengakses data dan informasi dari mana saja, tanpa harus datang ke kantor pusat data.

“Skema ini akan sangat membantu kita di Pemda Manokwari jika membutuhkan data dan informasi di kala berada di luar kantor, “ kata Hammar dalam sambutannya. |ZACK TONU BALA