Sekda Papua Barat Nataniel D. Mandacan.

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah Provinsi Papua Barat mengevaluasi kinerja Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk mengoptimalkan proses tender tahun 2018.

Sekretaris Daerah Papua Barat Nataniel Mandacan di Manokwari, Senin, mengatakan, kinerja ULP pada proses tender kegiatan tahun 2017 masih banyak kekurangan, naik dari sisi sumber daya manusia maupun perangkat lain yang dibutuhkan.

“Kita baru tahun ini melaksanakan lelang proyek dan kegiatan melalui LPSE (layanan pengadaan secara elektronik). Masih harus belajar, kita belum benar-benar siap, tahun ini pelajaran tahun depan harus lebih baik,” kata Nataniel.

Ia menyebutkan, serapan anggaran Papua Barat tahun ini tidak maksimal. Pihaknya sudah menyampaikan kepada pemerjntah pusat terkait kendala yang dihadapi dalam penyerapan tersebut, diantaranya terkait proses tender.

Nataniel optimistis, kerja ULP tahun 2018 lebih baik. Diharapkan penyerapan anggaran bisa lebih optimal.

Inspektur Pengawas Daerah Papua Barat Sugiyono pada waqancara sebelumnya mengungkapkan, ada sejumlah kegiatan tahun yang belum dilelangkan melalui ULP.  Ia mengimbau agar anggaran kegiatan tersebut segera dikembalikan ke rekening kas daerah.

“Waktu terus berjalan, dana yang tidak terpakai harus dikembalikan sebelum tutup anggaran 31 Desember 2017,” kata dia.

Dia menjelaskan, batas akhir lelang tender proyek adalah November 2017.  Memasuki Desember, ULP tidak lagi membuka layanan lelang tender proyek.

“Harus dikembalikan ke kas daerah. Kegiatan itu akan direncanakan untuk tahun 2018. Cari aman, jangan cari masalah,” sebutnya.

Sugiyono berharap, hal ini menjadi perhatian seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Ia tak ingin pejabat Papua Barat berurusan dengan hukum. (ibn)

Leave a Reply