Suasana pelantikan panitia seleksi MRPB yang di pimpin Pjs Gubernur Papua Barat, Eko Subowo.

Pemprov Papua Barat Kucurkan 10 Miliar untuk Seleksi MRPB

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Untuk seleksi Majelis Rakyat Papua Barat  (MRPB), Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelontarkan anggaran sebesar Rp 10 Miliar. Dana itu termasuk tahapan seleksi di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Pejabat sementara Gubernur Papua Barat, Eko Subowo Senin (27/3) lalu melantik panitia seleksi MRPB  tingkat Kabupate/Kota dan Provinsi di Swisbell Hotel.  Panitia seleksi terdiri dari kalangan akademisi, adat, agama dan tokoh perempuan. Adapula dari penegak hukum, yakni kepolisian dan kejaksaan.

Dipercaya sebagai panitia seleksi tingkat Provinsi, diantaranya Obeth Arik Ayok Rumbruren selaku Ketua Ardomesa dari kalangan tokoh masyarakat, Pdt. Zatrak Simbiak dari FKUB, Anike Monim selaku perwakilan tokoh perempuan, Drs. Musa Kamudi dari kalangan birokrat, Filiep Wamafma dari kalangan akademisi, Kombes Pol Petrus Waine dari kalangan Polri dan Suwarsono SH, perwakilan Kejaksaan Tinggi Papua.

Mekanisme seleksi, panitia yang berada di tingkat kabupaten/kota tugasnya memfasilitasi musyawarah masyarakat adat dan organisasi masyarakat untuk kemudian memilih lima wakil yang diteruskan ke panitia seleksi Provinsi.

Eko Subowo dalam sambutannya, menyampaikan, rekruitmen anggota MRPB harus dilakukan karena masa bhakti anggota yang lama periode 2011/2016 sudah berakhir dan telah pula dilakukan perpanjangan. “MRPB diperlukan pemerintah maupun masyarakat di Papua Barat untuk mengemban UU Otonomi Khusus,” kata Subowo.

Diakui keterlambatan rekruitmen dikarenakan regulasi mengenai Perdasi dan Perdasus yang baru serta Surat Keputusan Gubernur  yang  berisi mengangkat dan melantik panitia seleksi dan pantia pemilihan baru ditetapkan, sehingga perlu disosialisasikan terlebih dahulu. “Makanya tahapan rekruitmen agak mundur. Sosialisasi Perdasi dan Perdasus ada perombakan struktur mengacu Peraturan Pemerintah Nomor 18 , selain anggaran yang biasa terhambat di awal tahun,”  jelasnya.

Ia pun berharap  panitia seleksi yang  sudah dilantik segera bekerja dengan optimal guna mendapat hasil yang baik.“Saya harap panitia seleksi yang dilantik segera bekerja secara maksimal agar mendapat hasil yang berkualitas,” pesannya.

Kepala Kesbangpol Papua Barat Albert Nakoh yang juga selaku ketua Panitia optimis, panitia seleksi akan bekerja baik guna diperoleh anggota MRPB yang berkualitas. “Semua unsur ada dalam panitia seleksi, termasuk dari lembaga penegak hukum. Harapan kami, seleksi ini menghasilkan anggota MRPB lebih baik lagi dari periode kemarin,” pungkasnya.(MAR)

Tinggalkan Balasan