Ilustrasi. Int

PEMUNGUTAN SUARA 17 TPS DI RAJA AMPAT DIMULAI JAM 1 SIANG

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com—- Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, sempat terganggu, seperti disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua Barat Alferdo Ngamelubun, Rabu malam, (9/12).

Alfredo mengatakan, gangguan terjadi pada 17 Tempat Pemungutan Suara di Distrik Waisai Kota. Pada sejumlah TPS tersebut, pemungutan suara baru dimulai sekitar jam 13.00 WIT atau jam 1 siang.

“Pemungutan suara jam 1 siang berdasarkan kesepakatan Pemda Raja Ampat, kepolisian, KPU dan Panwaslu,” terang Alfredo dari balik telepon.

Alfredo mengatakan, penundaan pemungutan suara disebabkan persoalan data pemilih seperti banyaknya warga di sekitar TPS yang tidak terdaftar dalam DPT hingga isu mobilisasi pemilih dari Sorong. “Akhirnya disepakati pemilih boleh memilih dengan membawa identitas,”terang Alfredo. “Pemungutan suara sudah selesai,” dia menambahkan.

Sebelumnya media massa nasional memberitakan penundaan Pilkada Raja Ampat oleh penjabat bupati setempat yang kemudian dibantah Alfredo. “Tidak benar, Pilkada di Kabupaten Raja Ampat tetap berjalan,” kata Alfredo melalui hubungan telepon di Manokwari, Rabu sore, 9 November 2015. |DUMA SANDA

Tinggalkan Balasan