merdeka.co Ilustrasi Curmor

Penadah Motor Curian Jadi Tersangka

SORONG, CAHAYAPAPUA.com—— Kepolisian Resor Kota Sorong, akhirnya menahan seorang warga Kota Sorong bernisial GW, yang diduga merupakan penadah sepeda motor curian.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Polres Sorong Kota, Iptu Sardi, mengatakan GW ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka.
“Ancaman hukuman bagi tersangka empat tahun penjara, sesuai pasal 480 KUHP. Perlu disampaikan tidak menutup kemungkinan akan ada lagi tersangka lainnya yang nanti kita tetapkan karena menjadi penadah barang curian,” ujar Sardi di Kota Sorong, Senin (8/6/2015).
GW diketahui merupakan penadah sepeda motor curian dari seorang tersangka berinisial S. Polisi menangkap dirinya di belakang SD Negeri 49 Kota Sorong bersama 4 unit motor berbagai merk, Rabu, 3 Juni lalu. Tiap motor tersebut dibeli dengan harga Rp. 1 juta.
Sementara S merupakan pencuri motor yang telah dibekuk lebih dulu. Pelaku mengaku kepada polisi bahwa telah melakukan penjambretan sebanyak 13 kali, termasuk Begal satu kali. Polisi telah mengamankan 10 unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejatahan pelaku.
Polisi menyatakan masih terus mengembangkan penyidikan untuk mencari barang bukti curian dari tangan S. Untuk tujuan itu, ia beberapa kali dibawa keluar sel untuk menunjukkan tempat persembunyian barang curian.
Terhadap penetapan GW sebagai penadah, Sardi mengingatkan warga agar tidak membeli kendaraan bermotor secara sembarang, apalagi jika dilengkapi dengan surat-surat kendaraan.
“Tipsnya beli barang ditempat yang jelas. Kalau motor di dealer atau bengkel yang sah. Jangan beli di orang yang tidak jelas apalagi yang hanya jual barang dengan harga murah karena nanti bisa dianggap sebagai penadah,” tutur Sardi. | NASIR