ilustrasi

Penanganan HIV/AIDS dan IMS Puskesmas Wosi Diklaim Tepat Sasaran

MANOKWARI, Cahayapapua.com Penaganan kasus Human Immunodeficiency Virus dan Aquired Immunodeficiency Sindrome atau HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) di wilayah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Wosi dipastikan dilakukan tepat sasaran.

Kepala Puskesmas Wosi, Andarius Saroi mengatakan, upaya penanganan penyakit HIV/AIDS dilakukan terjadwal setiap tiga bulan sekali. Dan dilakukan secara rutin, termasuk pendampingan melalui bimbingan konseling bagi pengidap HIV/AIDS dan IMS.

“Untuk penanganan HIV/AIDS dan IMS di Puskesmas Wosi, memang kena sasaran, artinya dimana kami curigai ada indikasi penderita HIV/AIDS dan IMS, kita langsung memberikan pelayanan berupa penyuluhan dan pendampingan,” kata Andarius, Kamis (10/3/2016).

Penanganan kasus HIV/AIDS dan IMS, ujar Andarius, menggunakan konsep berbeda dengan penanganan kasus penyakit lainnya, penanganan kasus HIV/AIDS dan IMS tidak hanya dilakukan melalui penyuluhan saja, tetapi pendampingan dalam bentuk konseling, pemeriksaan terjadwal rutin tiap tiga bulan terus dilakukan.

Proses itu berlaku bagi semua penderita HIV/AIDS dan IMS, hal itu untuk memastikan kondisi kesehatan penderita tetap stabil, dan menumbuhkan semangat hidup bagi para penderita serta membangun kepercayaan diri, agar penderita tidak merasa dijauhi dari lingkungan sosialnya.

“Karena kami tidak akan lepas tangan begitu saja, tetapi kami tetap mengajak mereka melakukan pemeriksaan, dan konseling rutin,” imbuh Andarius.

Ia juga menyebutkan komitmen penanggulangan HIV/AIDS dan IMS di wilayah kerja puskesmas yang dipimpinnya itu mendapat dukungan dari organisasi Clinton Health Acces Initiative (CHAI), dan beberapa LSM lokal yang berkonsentrasi pada isu penganggulangan AIDS di Papua Barat. |RIZALDY

Tinggalkan Balasan