Sekda Papua Barat Nataniel Mandacan (duduk-kanan) sedang memperbaharui data sebagai PNS dalam pendataan ulang PNS se Indonesia kemarin. Pendataan ulang PNS di Papua Barat dimulai sejak kemarin dan berakhir bulan ini.

Pendataan Ulang PNS Pemerintah Papua Barat Ditutup Akhir Bulan Ini

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com – Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat, kemarin, mulai mengikuti pendataan ulang nasional secara elektonik yang berlokasi di pendopo kantor gubernur Papua Barat Jalan Siliwangi.

Pendataan ulang dilakukan pertama kali oleh Sekda Papua Barat Nataniel Mandacan, diikuti kepala BKD Papua Barat Yustus Meidodga, sejumlah kepala SKPD dan pegawai lainnya.

Nataniel mengatakan, pendataan ulang dilakukan dengan cara mengisi aplikasi online (daring) yang terhubung dengan pusat data kepegawaian secara elektronik.

“Pendataan ulang tersebut tidak bisa diwakilkan atau dikerjakan oleh BKD tapi oleh tiap PNS. Jika ada PNS yang tidak mengikuti pendataan ulang maka data mereka tidak terbaca dipusat data PNS atau dianggap sudah tidak terdaftar sebagai PNS.”

Seluruh data PNS di lingkungan pemerintah provinsi Papua Barat, sambung Nataniel, sebenarnya sudah ada dalam sistem daring, namun mereka harus memutakhirkan data mereka dengan informasi terkini dalam pendataan ulang tersebut.

“Misalnya anak sudah usia 25 tahun masih kuliah ditanggung oleh orang tua. Atau istri meninggal dan kawin baru, yang harus dilampirkan dengan surat nikah, kalau tidak nanti data istri pertama yang terdaftar di database kepegawaian,” jelas Nataniel.

Pemerintah memberlakukan pendataan ulang seluruh PNS di Indonesia yang dimulai awal September tahun ini menggunakan sistem daring. Pendataan ulang pertama dilakukan pada tahun 1974 dan yang terakhir pada 2003 mengggunakan sistem manual.

Yustus menambahkan BKD akan memanggil PNS di tiap SKPD untuk mengikuti pendataan ulang mulai besok. Pasalnya pendataan ulang hanya dilakukan pada bulan ini. |DINA RIANTI