ilustrasi

Penderita HIV/AIDS masih tertinggi di kelompok IRT

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Angka penderita HIV – AIDS di Provinsi Papua Barat masih didominasi Ibu Rumah Tangga atau IRT. Data kumulatif terbaru menunjukkan, IRT pengidap HIV/AIDS mencapai 437 jiwa dari seluruh penderita HIV/AIDS yang mencapai 1.500 jiwa.

IRT penderita HIV tercatat sebanyak 183 jiwa, sementara yang sudah masuk dalam kategori AIDS mencapai 254 jiwa. PNS dan PSK merupakan penderita HIV/AIDS terbanyak kedua masing-masing 179 jiwa.

Kalangan pelajar dan mahasiswa termasuk kelompok yang rentan. Mereka menduduki posisi ketiga terbanyak penderita HIV/AIDS dengan angka 103 jiwa.

Selain 4 kelompok diatas, pekerja swasta yang mengidap HIV/AIDS di Papua Barat juga menyentuh angka mengkuatirkan atau mencapai 81 jiwa, berikut pekerja buruh yang mencapai 70 jiwa.

Sementara kelompok Polri dan TNI merupakan yang terendah mengidap HIV/AIDS, masing-masing 16 dan 8 jiwa.

“Penyebaran virus HIV dan AIDS di Papua Barat dominan melalui hubungan intim,” tulis aktivis HIV/AIDS Manokwari Sahat Saragih pada dinding facebook-nya, Rabu (21/6) malam.

Aktivis yang bekerja pada yayasan Pt Peduli Sehat ini mengatakan penderita HIV/AIDS yang menunjukkan tren meningkat ini sudah mengkuatirkan.

Ibarat fenomena gunung es, ia menegaskan, perlunya upaya lebih terpadu untuk menekan penyebaran penyakit ini, mengingat hasil surveilans terpadu HIV dan perilaku atau STHP tahun 2013, di tanah Papua, penderita HIV/AIDS di populasi umum bisa berarti mencapai 2,3 persen jiwa. (mar)

Tinggalkan Balasan