Penduduk Miskin Kota di Papua Barat Meningkat

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Badan Pusat Statistik Papua Barat menyatakan jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan seluruh Papua Barat pada tahun 2015 meningkat 5.274 jiwa dibanding periode yang sama pada tahun 2014.

Kepala BPS Papua Barat Simon Sapari menjelaskan, jumlah penduduk miskin kota pada September 2014 hanya 14.061 jiwa, namun meningkat menjadi 19.335 jiwa pada tahun atau terdapat selisih 5.274 jiwa.

Meningkatnya jumlah penduduk miskin kota berbanding terbalik dengan jumlah penduduk miskin desa yang pada tahun lalu tercatat 211.402 namun pada tahun ini menurun menjadi 206.028 jiwa.

Simon mengatakan, meski jumlah penduduk miskin kota meningkat, namun secara umum di Papua Barat mengalami penurunan tipis sebanyak 100 jiwa dibanding September periode 2014. Jumlah penduduk miskin Papua Barat September 2014 sebanyak 225.363 jiwa sementara September tahun ini menjadi 225.463 jiwa.

Jumlah penduduk miskin di Papua Barat, seperti yang dijelaskan Simon, dari 2009 – 2014 menurun sebesar 9,45 persen. Atau dari 256.840 ditahun 2009 menjadi 225.362 pada 2014.

“Secara umum penduduk miskin desa dalam kurun waktu enam tahun dari Maret 2009 – Maret 2015 juga menurun 9,89 persen. Ini berbanding terbalik dengan penduduk miskin kota yang selama enam tahun relatif meningkat. Pada Maret 2009 jumlah penduduk miskin kota tercatat 5,22 persen namun mencapai 5,86 persen pada Maret 2015,” jelas Simon.

BPS mengkategorikan penduduk disebut miskin jika pendapatan mereka kurang dari Rp. 441.569 per bulan. Kemampuan penduduk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari merupakan indikator utama kemiskinan. Jika semakin mampu membeli makanan maka mereka dikategorikan penduduk berkecukupan. Keadaan yang berbeda berlaku sebaliknya. |DINA RIANTI