Kabut Asap. ILUSTRASI

Penerbangan Masuk dan Keluar Manokwari Batal Gara-gara Kabut Asap

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com — Kabut asap yang selama beberapa hari terakhir ini menyelimuti Manokwari dan sekitarnya mulai mengganggu aktivitas penerbangan dari dan ke Manokwari.

Minggu (18/10) kemarin, sejumlah maskapai memilih membatalkan penerbangan ke Manokwari lantaran jarak pandang di bawah 3000 meter. Akibatnya, para calon penumpang yang sudah sejak pagi tiba di Bandara Rendani, terpaksa kembali lagi ke rumah.

Ricardo Gultom, calon penumpang Sriwijaya Air tujuan Jayapura menuturkan, dirinya bersama rekannya Stev Rumengan, sejak pukul 05.30 WIT sudah tiba di Bandara Rendani. Sesuai jadwal, pesawat yang akan membawa mereka take off pada pukul 07.15. Namun sampai pukul 11.00, pesawat dari arah Makasar belum juga mendarat di Rendani.

“Setelah itu ada pengumuman bahwa pesawat tidak bisa masuk, semua dibatalkan gara-gara kabut asap, “ ujar Ricardo kepada Cahaya Papua, Minggu (18/10/2015) petang.

Dia mengaku sudah dihubungi pihak maskapai yang memberitahukan bahwa penerbangan ke Jayapura akan dilakukan pada siang ini.
“Katanya besok (hari ini) siang sudah bisa terbang. Mudah-mudahan jadi karena saya ada keperluan penting di Jayapura, “ kata pemuda yang berprofesi sebagai pekerja swasta ini.

Dari informasi yang dihimpun, tidak hanya Manokwari, sebagian besar Bandara di tanah Papua juga terdampak kabut asap sehingga membatalkan penerbangan dalam beberapa hari terakhir ini. |ZACK TONU BALA