Ilustrasi

Penertiban Kendaraan Luar Daerah Tak Didukung Regulasi

MANOKWARI, Cahayapapua.comKepala UPTD Samsat Manokwari, Yan Rukka mengaku tak bisa berbuat banyak terkait penertiban terhadap kendaraan bermotor (roda dua dan empat) yang berasal dari luar daerah yang beroperasi di daerah ini.

“Kendaraan dari luar dari harus dimutasikan karena, kalau tidak akan merugikan daerah. Karena BBM nya tidak disiapkan, merusak jalan dan masih banyak lagi. Tidak ada kontribusi yang diberikan bagi daerah,” kata Rukka di temuai di ruang kerjanya, Kamis (10/3/2016)

Menurutnya, aturan kepolisian menyatakan, waktu yang diberikan untuk melakukan mutasi hanya selama 90 hari (3 bulan). Sebab, kendaraan dari luar tidak terdaftar secara resmi di daerah tujuannya.

Selain itu, maraknya kendaraan luar daerah yang beroperasi di daerah ini turut menyumbang persoalan menyangkut penggunaan BBM. Tak pelak, kondisi ini sering terlihat kendaraan mengular di SPBU saat mengisi bahan bakar.

Melalui kesempatan ini, Yan Rukka juga mengimbau para pemilik kendaraan segera melakukan mutasi dengan penuh kesadaran. Karena, pemerintah memberikan kebijakan bagi wajib pajak.

Yan mengaku, hingga kini, samsat Manokwari belum memiliki data soal jumlah ril kendaraan yang beroperasi. Mirisnya, kondisi ini terjadi sejak beroperasi Samsat di daerah ini.

“Kita tidak punya aturan pendukung untuk menertibkan kendaraan dari luar. Kalau ada aturannya, sudah lama kita lakukan razia. Alasannya, mobil masih dicicil sehingga belum bisa dimutasi,” ujarnya.

Yan menambahkan, saat ini kendaraan di Manokwari yang beroperasi lebih kurang mencapai 100 unit. Terdiri dari roda dua, roda tiga, roda empat dan roda enam.

“Tetapi yang bayar pajak kurang dari itu. Ini diluar dari kendaraan luar daerah. Untuk mendata kendaraan dari luar juga sulit dilakukan. Soal surat lapor tiba itu kewenangan kepolisian,” ujar dia. |RASYID FATAHUDDIN

One comment

  1. di jawa saja kendaraan bebas mau di pake dimana saja… selama masih ada aturan di perbolehkan oleh pemerintah pusat untuk di pergunakan di seluruh wilayah indonesia tidak ada masalah… mobil dari luar manokwari juga membayar lapor tiba khusus mobil 150 ribu/bulan…

Tinggalkan Balasan