Beras Bulog. Ilustrasi

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium dan premium di pasaran masih menunggu petunjuk Wakil Bupati (Wabup) Manokwari, Edy Budoyo, selaku ketua pengawasan Bahan Makanan Pokok (Bapok) Manokwari.

Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) Manokwari, Rosita Watofa.Dia mengatakan,sebelum penetapan harga tersebut, pihaknya bersama Bulog Sub Divre Manokwari,akan terlebihdahulu melakukan pengukuran ulang dari setiap jenis merek labelberas yang beredar dipasaran.

“Kita bersama Bulog akan ukur ulang setiap jenis dan merek beras yang ada di pasaran. Tapiuntuk penetapan harga, kita masih tunggu petunjuk bapak Wabub (Edy Budoyo, red) selaku ketua tim pengawas Bapok Manokwari, ujarnya, Selasa (14/11/2017).

Dijelaskannya, terkait kategori beras Medium dan Premium yang sempat dikeluhkan beberapa distributor dikarenakan adanya penentuan harga eceran tertinggi (HET), hal tersebut sudah menjadi ketentuan pemerintah.

Yakni berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Perdagangan RI Nomor: 57/M-DAG/Per/8/2017 tentang Penetapan HET beras. Dimana HET untuk beras Medium sebesar Rp.10.250/kg, sedangkan beras Premium Rp.13.600/kg.

“Para distributor memang masih mengeluhkan harga jual beras yang sebenarnya. Antara jenis Premium dan Medium. Karena jika harga Premiun dijual dengan harga Medium, ini pasti akan merugikan mereka. Makanyakita akan ukur ulang dan menunggu petunjuk bapak Wabub, karean beliau sampaikan, jangan sampai distributor merasa tertekan,” terangnya.

Menurutnya, persoalan penentuan harga beras antara Medium dan Premium, tak hanya terjadi di Manokwari, melainkan juga terjadi di hampir seluruh daerah di Indoensia.          Untuk itu, ia pun berharap, para distributor beras dapat bekerja sama membantu Pemerintah Daerah (Pemda) Manokwari, memberitahukan jenis-jenis beras yang dijualnya, sehingga bisa dilakukan pengukuran ulang kadar airnya.

“Kami harap dengan adanya kerjasama yang baik dari para distributor,kita bisa bersama mengontrol jumlah harga tertinggi yang telah ditetapkan daerah, dengan mengacu juga kepada kondisi daerah,” ucap dia.

Terakhir dia berharap, menjelang masuknya hari raya besar natal dan tahun baru 2017, sesuai dengan lintas tugas dan pengawasan, adanya petunjuk kewenangan lintas sektor yang baik antara Bulog dan Disperindagkop.

Yaitu mensterilkan harga jumlah beras Premium dan Medium, selain harga Gula yang telah ditekan jumlah harganya sesuai HET secara nasional di Manokwari. (cr-80)

Leave a Reply