Illustrasi

Penetapan Raperda PRB Jadi Agenda Utama DPRD Manokwari

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com- Peraturan Daerah tentang Penanggulangan Resiko Bencana (PRB) Kabupaten Manokwaritelah ditetapkan sebagai agenda utama badan legislasi yang akan dibahas dalam rapat paripurna DPRD Manokwari.

Legislator DPRD Manokwari, Ayu Humaira Bataray yang anggota badan Legislasi DPRD Kabupaten Manokwari, Kamis (11/12/2014), mengatakan, dokumen Raperda PRB Manokwari telah siap dan sudah melalui proses hearing di DPRD Manokwari periode sebelumnya.

Saat ini Raperda itu tinggal menunggu pembahasan dalam Rapat Paripurna DPRD yang kemungkinan akan dilaksanakan pada awal tahun 2015 mendatang.

Sementara terkait dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD) yang telah disusun BPBD Manokwari, YEU, PERDU, Akademisi Unipa, Forum Penanggulanan Bencana (FPB) dan beberapa elemen lainnya, Ayu berharap, hal itu segera tersosialisasi, terutama kepada SKPD di lingkungan Pemda Manokwari.

Selanjutnya ia berharap, SKPD segera mengakomodirnya dalam KUA-PPS APBD 2015, agar hal itu dapat dibahas bersama DPRD Manokwari dan dapat terakomodir dalam APBD induk tahun anggaran 2015. Ia pun berharap, seluruh pihak berkomitmen agar RAD ini tidak percuma dibuat.

Bagi Ayu, RAD sangat tepat bagi kondisi Manokwari yang rentan terhadap bencana baik gempa bumi, tsunami, banjir, longsor maupun bencana sosial. “Peran semua pihak sudah terakomodir dalam RAD ini, yang terpenting kemudian adalah komitmen kita bersama,” imbuhnya.

Jika seluruh rencana aksi ini telah terakomodir dalam program kerja setiap SKPD, hal yang penting untuk dilakukan kedepan adalah pengawasan, terutama mengenai anggaran yang digelontorkan melalui APBD. DPR kata Ayu, akan terus mengawasi realisasi anggaran tersebut.

” Bekerja atau tidaknya, maksimal atau tidaknya setiap SKPD dalam melaksanakan programnya akan terlihat nanti ketika terjadi bencana,” sebutnya.|TOYIBAN

Tinggalkan Balasan