Ilustrasi

Penglibatan Warga Papua Jadi Petani Padi Diklaim Meningkat

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Antusiasme warga asli Papua menjadi petani padi di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat, meningkat.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Manokwari Kukuh Sabtotudho, Kamis, mengatakan tahun lalu pemerintah pusat bersama daerah serta TNI Angkatan Darat mencetak sawah baru seluas 610 hektare di daerah tersebut.

Tahun ini, kata dia, program serupa kembali dilakukan untuk menambah 415 hektare sawah baru di Kabupaten Manokwari.

“Warga asli Papua yang terjun menjadi petani padi sawah semakin bertambah dan tersebar di beberapa kampung yang menjadi target program ini,” kata dia.

Kukuh menjelaskan, sebagaimana tahun lalu program cetak sawah di Manokwari di pusatkan di Distrik Prafi Masni dan Sidey. Warga asli Papua masing-masing membentuk gabungan kelompok tani.

Dia mengutarakan, semula Manokwari hanya mendapat jatah 50 hektare pada program cetak sawah 2017. Setelah dilakukan koordinasi ulang luas lahan ditambah menjadi 415 hektare.

Studi Investigasi Design atau SID seluruh lahan tersebut sudah selesai dilakukan. Saat ini sedang menunggu tahap kajian terkait lingkungan.

Kukuh yakin, proses cetak sawah tahun ini akan lebih baik dibanding tahun lalu. “Tahun lalu, SID-nya tidak lengkap sehingga TNI kesulitan untuk melaksanakan program tersebut. Tahun ini lebih lengkap, mudah-mudahan berlangsung lebih lancar,” katanya lagi. (IBN)

Tinggalkan Balasan