Bangunan untuk Ruang Bersalin di Puskesmas Sanggeng. Ditargetkan Rampung Pertengahan Desember.

Penuhi Syarat BPJS, Ruang Bersalin Mulai Dibangun di Sejumlah Puskesmas

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari telah melengkapi sebagian besar Puskesmas yang ada dengan ruang bersalin agar bisa melayani proses kelahiran.

Empat unit ruang bersalin masing-masing untuk Puskesmas Sanggeng, Puskesmas Wosi, Puskesmas Pasir Putih dan Puskesmas Masni, sekarang ini sedang dalam tahap pembangunan dengan anggaran bersumber APBD 2015.

Menurut Kepala Dinkes Hendri Sembiring, penambahan ruang bersalin di Puskesmas dilakukan untuk memenuhi persyaratan dari Badan Pengelolah Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Karena aturan BPJS yang melahirkan normal tidak boleh di rumah sakit. Tidak bisa dibayar oleh BPJS harus di Puskesmas. Harus di sarana milik pemerintah, “ ujar Sembiring di sela-sela meninjau pembangunan ruang bersalin di Puskesmas Sanggeng, Selasa (27/10).

Sekalipun kurang setuju dengan aturan BPJS tersebut, namun Dinkes tidak punya pilihan lain. Sekedar perbandingan, sebelum aturan ini ada, proses persalinan bisa dilakukan di rumah bersalin milik bidan atau bahkan di rumah sang ibu sendiri.

Sepanjang persalinan yang dibantu oleh petugas medis, maka petugas medis bersangkutan tetap bisa mengklaim biaya jasa penanganan kepada Pemda melalui Dinkes.

“Makanya saya bilang kalau angka kematian (ibu dan bayi) kita meningkat, kamu BPJS yang tanggung jawab bukan saya, “ kata Sembiring.

Dengan penambahan 4 ruang bersalin tersebut, maka seluruh Puskemas di Manokwari nantinya berstatus sebagai Puskesmas rawat inap yang juga melayani persalinan.

“Nanti ada petugas medis yang stanby di sini (Puskesmas). Kalau dokternya on call (dihubungi saat dibutuhkan), “ jelas Sembiring.

Kepala Bidang Promosi Kesehatan dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Frans Mandacan yang ikut dalam peninjauan menambahkan, pembangunan 4 unit ruang bersalin baru itu bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun 2015.

“Penambahan ruang bersalin Puskesmas tahun ini ada 4 bersumber dari DAK dengan harga per unit Rp.350 juta, “tutur Frans. Ditargetkan paling lambat 15 Desember, pembangunan 4 ruang bersalin itu sudah rampung seluruhnya. |ZACK TONU BALA