ilustrasi_dana_otsus

Penyaluran Dana Otsus Tahap II Molor

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Pencairan dana otonomi khusus tahap II tahun 2015 kepada kabupaten/kota di Papua Barat kembali molor karena belum semua daerah menyerahkan laporan pengunaan dana Otsus tahap I tahun 2015.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Papua Barat Abia Ullu menyatakan, pemerintah pusat telah menyalurkan dana Otsus tahap II tahun 2015 kepada provinsi Papua Barat pada 10 September lalu.

Namun pemerintah Papua Barat belum menyalurkan dana tersebut ke seluruh kabupaten/kota karena baru 7 kabupaten yang menyerahkan laporan penggunaan dana Otsus tahap I.

“Keterlambatan ini karena laporan dari kabupaten/kota tidak serentak,” kata Abia Ullu kepada wartawan, Senin (14/9).

Abia Ullu mengatakan, dana Otsus bisa disalurkan jika seluruh kabupaten telah menyampaikan laporan pengunaan tahap I. Jika ada salah satu kabupaten yang belum menyerahkan maka belum bisa disalurkan.

Dia menerangkan telah menyampaikan kepada kabupaten/kota agar tidak terlambat menyampaikan laporan penggunaan dana Otsus karena akan berdampak pada penyaluran.

“Jadi kalau satu daerah sudah sampaikan laporan duluan tapi kalau satu terlambat ya semua dinyatakan terlambat,” kata Abia Ullu. “Kami sudah sering disampaikan ini ke daerah,” lanjut dia.

Total dana Otsus Papua Barat tahun 2015 sebesar Rp. 2,117 triliun. Tahap I sebesar 30 persen telah diserahkan sekitar awal tahun sementara tahap II sebesar 45 persen dan tahap III sebanyak 25 persen.

Sebelumnya dana Otsus tahap I tahun 2015 juga telat disalurkan karena laporan penggunaan tahap akhir tahun 2014 oleh kabupaten/kota terlambat disampaikan kepada pemerintah provinsi Papua Barat. |DINA RIANTI