Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Papua Barat, Sroer Elisa.

Penyelesaian tapal batas prioritas Gubernur Dominggus

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Penyelesaian masalah tapal batas wilayah kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat menjadi salah satu prioritas gubernur Dominggus Mandacan.

Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Papua Barat Sroer Elisa mengatakan, gubernur tak ingin masalah batas wilayah menghambat pelayanan pemerintah terhadap masyarakat.

Gubernur juga tak ingin, masalah tersebut kedepan menjadi penghambat dalam rencana pembentukan daerah otonomi baru.

“Bapak gubernur sangat optimistis, masalah tapal batas bisa selesai. Beliau ingin ada langkah yang bersifat progresif dan cepat,” kata Sroer, Rabu (14/6/2017)

Hal yang sangat menjadi perhatian gubernur, kata dia, persoalan tapal batas memicu konflik vertikal yakni antara masyarakat dengan pemerintah serta antara masyarakat dengan masyarakat.

“Masalah ini tentu bisa membuat hubungan antara daerah yang saling bertetangga menjadi tidak harmonis. Bapak Dominggus tak mau itu terjadi, karena beliau sadar bahwa konflik dapat menyita waktu, tenaga bahkan anggaran yang akan berdampak pada layanan pemerintahan,” ujarnya menjelaskan.

Saat ini, lanjutnya, tim penyelesaian tapal batas sudah terbentuk dan pihaknya akan segera menunjuk tim konsultan. Dalam waktu dekat ia pun akan melayangkan surat ke Kementerian Dalam Negeri agar persoalan ini terus dikawal dan segera selesai.

Dia mengutarakan, beberapa progres sudah di selesaikan tim bersama Pelaksana Tugas Kepala Biro Pemerintahan Baesara Wael. Hasil sementara akan disampaikan kepada gubernur untuk mendapat masukan atas langkah yang harus ditempuh selanjutnya.

Menurutnya, penyekesaian tapal batas akan masuk dalam Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Papua Barat tahun 2017-2022.

Pihaknya pun akan bergerak cepat agar peraoalan ini selesai pada satu tahun pertama pemerintahan gubernur dan wakil gubernur yang terpilih pada Pilkada 2017 tersebut.(Ibn)

Tinggalkan Balasan